Lulung Sebut Suara Anjlok Karena Ahok, PPP Jakarta Bilang Begini
TEMPO.CO | 10/05/2019 07:57
Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lulung Lunggana usai mengikuti rapat pimpinan gabungan pembahasan raperda reklamasi di gedung DPRD DKI, 12 Oktober 2017. TEMPO/Friski Riana
Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lulung Lunggana usai mengikuti rapat pimpinan gabungan pembahasan raperda reklamasi di gedung DPRD DKI, 12 Oktober 2017. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abdul Aziz membantah suara partainya turun karena dukung Ahok seperti disebut oleh Lulung.  

Baca: Lulung Jelaskan Mengapa Suara PAN Meroket di DKI 

Sebelumnya, Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung mengatakan bahwa perolehan suara PPP merosot di seluruh daerah pemilihan di Jakarta. Mantan politikus PPP yang kini pindah ke PAN itu menduga elektabilitas partai berlambang Kabah itu terjun bebas karena mendukung Ahok dalam Pilkada DKI 2017.

Abdul berujar suara untuk PPP anjlok tak hanya di DKI, tapi juga di provinsi lain. "Secara umum PPP di Jakarta dan beberapa provinsi lainnya mengalami penurunan, seperti Banten dan Jabar, juga beberapa provinsi lainnya," kata Abdul saat dihubungi, Kamis, 9 Mei 2019.

Faktor menurunnya perolehan suara untuk PPP masih didalami internal partai. Meski begitu, dia tak bisa menyimpulkan bahwa suara PPP tergerus karena partainya mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca: Lulung Sebut PPP Jeblok di DKI Karena Dukung Ahok

Mengenai suara PPP di DKI yang disebut anjlok oleh Lulung, Abdul menambahkan bahwa proses rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kini masih berlangsung. Berdasarkan Situng KPU pada Jumat pagi, pukul 07.30, suara PPP di DKI untuk sementara mencapai 3,26 persen. "Ini tentu masih dalam prosesnya ya," ucap dia.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT