Baliho Anti Quick Count Pilpres 2019, Bawaslu Janji Lobi Masjid
TEMPO.CO | 21/04/2019 13:44
Pengurus Yayasan Al Madinah, pengelola Masjid Al Madinah di belakang Mall CBD, Ciledug, Kota Tangerang, menurunkan spanduk bertuliskan "Jangan Percaya Quick Count di TV TV" pada Minggu, 21 April 2019. Dok.Polsek Ciledug
Pengurus Yayasan Al Madinah, pengelola Masjid Al Madinah di belakang Mall CBD, Ciledug, Kota Tangerang, menurunkan spanduk bertuliskan "Jangan Percaya Quick Count di TV TV" pada Minggu, 21 April 2019. Dok.Polsek Ciledug

TEMPO.CO, Tangerang - pemasangan baliho besar yang anti hasil quick count atau hitung cepat Pilpres 2019 dari lembaga survei ditanggapi oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Agus Muslim. Dia meminta masyarakat, terutama pihak-pihak yang berkompetisi dalam Pilpres 2019, menahan diri dan menjaga suasana damai setelah Pemilu 2019.

"Jangan membuat suasana yang dapat memberikan dampak negatif yang dapat merugikan kita semua," katanya kepada Tempo, Ahad, 21 April 2019.

Baca: Anies Baswedan Janji Tetap Dukung Sandiaga di Pilpres 2019

Agus berjanji melakukan pendekatan terhadap pengurus Masjid Al-Madinah di Cileduq, Kota Tangerang. "Mudah-mudahan mereka bisa mengerti dan bisa memahaminya."

Baliho raksasa bertuliskan "JANGAN PERCAYA QUICK COUNT DI TV TV, REAL COUNT 02 PRABOWO-SANDI, Insya Allah dipastikan akan UNGGUL & MENANG #2019 PRABOWO-SANDI RI 1 & R12" itu terpasang di atas gapura pintu masuk Masjid Al-Madinah, belakang Mall CBD Ciledug. Spanduk yang terlihat sejak Minggu pagi tadi itu dilengkapi foto Prabowo-Sandi dan simbol 02 berlambang buruh Garuda warna merah. Kepolisian menyatakan pemilik baliho tersebut adalah pengelola Masjid Al-Madinah.

Lihat: Pilpres 2019, KPU DKI Coret 5.429 Data Pemilih Ganda

Agus memastikan baliho yang dinilai memanaskan situasi di tengah Pilpres 2019 itu cuma satu di Ciledug yang siang ini telah diturunkan oleh pemiliknya. "Yang terlihat baru itu saja."

JONIANSYAH H.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT