Imbas Double-double Track, Penumpang KRL Diminta Sesuaikan Jadwal
TEMPO.CO | 14/04/2019 19:50
Kereta Api tengah melintas di lintasan kereta Jatinegara - Cakung sepanjang 9,5 kilometer di Kawasan Klender, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) segmen Jatinegara-Cakung akan mulai beroperasi pada Jumat
Kereta Api tengah melintas di lintasan kereta Jatinegara - Cakung sepanjang 9,5 kilometer di Kawasan Klender, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) segmen Jatinegara-Cakung akan mulai beroperasi pada Jumat 12 April 2019. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau bagi masyarakat untuk mengatur kembali waktu perjalanannya setelah pengoperasian double-double track (DDT) lintas Jatinegara-Cakung pada Jumat 12 April 2019 lalu.

VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya mengatakan setelah pengoperasian double-double track Jumat lalu, kini di jalur Jatinegara-Cakung masih dalam tahap normalisasi dan penyesuaian dalam berbagai aspek operasional dan keselamatan perkeretaapian.
Baca : Sempat Molor karena Double-double Track, KRL Kembali Normal

"Pemerintah bersama PT KAI dan PT KCI hingga hari ini masih memantau penambahan waktu perjalanan KA yang terjadi seusai switch over jalur,"ungkapnya, Ahad 14 April 2019.

Menurut Anne, hasil pemantauan hingga sore hari ini, penambahan waktu perjalanan masih terjadi meskipun semakin sedikit kelambatannya. Kelambatan ini diperkirakan juga masih akan terasa pada esok hari.

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Double-Double Track di Cipinang, 22 Desember 2017. Rel kereta ini untuk memisahkan jalur lintasan KRL Jakarta-Cikarang dengan lintasan antar kota itu ditargetkan rampung pada awal 2019. Tempo/Fakhri Hermansyah

"Bila pada Jumat 12 April 2019 kelambatan mencapai satu jam bahkan lebih, Sabtu (13/4) tercatat KRL mengalami keterlambatan rata-rata mencapai 20-30 menit, pada hari Minggu (14/4) rata-ratanya telah menurun menjadi 10-20 menit," ujarnya.

Tambahan waktu perjalanan yang perlu disiapkan pengguna pada Senin (15/4), kata Anne, adalah lebih kurang sama dengan hari Minggu ini.

"Meskipun demikian, upaya mengurangi kelambatan tentunya terus diupayakan bersama berbagai pihak terkait. Pengoperasian DDT dan optimalisasinya ini tentu membawa harapan agar layanan KRL khususnya di lintas Bekasi/Cikarang dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang," katanya.

Simak juga :
Imbas Double-double Track, Perjalanan KRL Telat Hingga Jumat Sore

PT KCI, lanjut Anne, memohon maaf atas masih adanya keterlambatan yang terjadi di lintas Jakarta Kota-Bekasi/Cikarang. PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KRL untuk dapat mengatur waktu perjalanannya kembali dan bagi yang tidak dapat menunggu agar dapat menggunakan pilihan moda transportasi lain.

Sebelumnya pada Jumat 12 April 2019 pemerintah melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan pada Kamis malam hingga Jumat dini hari akan melaksanakan switch over pengaktifan jalur rel dwi ganda alias double double track lintas Jatinegara - Cakung.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT