2 Ribu Personel Gabungan Jaga Pemilu di Jakarta Barat
TEMPO.CO | 01/04/2019 16:43
Pekerja menata kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325
Pekerja menata kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 2.301 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pemilu serentak pada 17 April mendatang di wilayah Jakarta Barat. Hari ini, seluruh personel menggelar apel di halaman Polres Metro Jakarta Barat.

Baca: Dekati Pemilu, Kota Bekasi Lindungi Toleransi dan Investasi

"Apel kali ini kami gelar dalam rangka pengecekan masing-masing perorangan anggota Polri baik sikap maupun tampang personel" kata Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Priyo Utomo dalam keterangan tertulis, Senin, 1 April 2019.

Priyo menjelaskan, 2.301 personel itu terdiri dari 971 anggota Polres Metro Jakarta Barat, 400 anggota bawah kendali operasi (BKO) Polda Metro Jaya, 830 anggota Tentara Nasional Indonesia) TNI) dan 100 anggota Brimob Polri.

"Diterjunkan dalam proses pengamanan untuk mensterilkan tempat pemungutan suara (TPS)," kata Priyo.

Pada 17 April 2019, masyarakat Indonesia akan menggunakan suaranya dalam Pemilu untuk memilih legislatif maupun eksekutif.

Baca: Fraksi PKS Yakini Pembahasan Cawagub DKI Setelah Pemilu

Sebanyak 7.968 calon Dewan Perwakilan Rakyat RI akan berebut suara dalam pemilu 2019 untuk menduduki parlemen pada 2019-2024. Rakyat juga akan menentukan presiden pada periode lima tahun mendatang antara Jokowi - Ma'ruf Amin nomor urut 01 dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno nomor urut 02.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT