Biaya Haji Tidak Naik, Menteri Agama: Fasilitas Bertambah
TEMPO.CO | 15/03/2019 01:02
Menteri Agama Lukman Hakim saat mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 Mei 2018. Rapat tersebut membahas biaya penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 dan membahas daftar 200 penceramah atau mubalig yang dikelu
Menteri Agama Lukman Hakim saat mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 Mei 2018. Rapat tersebut membahas biaya penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 dan membahas daftar 200 penceramah atau mubalig yang dikeluarkan oleh Kemenag. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin memastikan tidak ada pengurangan kualitas pelayanan haji meski biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini tidak mengalami kenaikan. "Tidak naiknya (BPIH) ini sama sekali tidak akan mengurangi kualitas pelayanan bahkan bertambah," kata Lukman di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

Salah satu peningkatan pelayanannya ialah para calon jemaah haji yang tinggal di tenda-tenda Arafah akan difasilitasi pendingin ruangan atau AC. Menurut Lukman fasilitas tersebut merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah. Sebab, jemaah haji di tenda-tenda selama ini tidak pernah ber-AC. Pemerintah juga akan tetap menjaga kualitas pelayanan hotel-hotel di Mekkah dan Madinah, transportasi selama berada di Tanah Suci dan katering.

Baca: Tidak Ada Kenaikan, Jokowi Teken Keppres Biaya Naik Haji 2019

Peningkatan kualitas lainnya adalah separuh jemaah haji yang berangkat akan melalui jalur fast track. Lukman menjelaskan jalur tersebut memudahkan pemeriksaan dokumen perjalanan calon jemaah haji. "Paspor, visa itu sudah dilakukan di embarkasi di Tanah Air. Sehingga ketika mereka mendarat, baik di Jeddah maupun Madinah, mereka tidak lagi mengalami proses pemeriksaan paspor, visa, dan lain sebagainya," kata dia.

Menurut Lukman dengan adanya fasilitas fast track jemaah haji bisa langsung naik ke bus untuk menuju hotelnya masing-masing ketika sampai di Tanah Suci. Fasilitas tersebut setidaknya bisa menghemat waktu 5-6 jam yang biasa dialami para jemaah setiap kloter saat menunggu proses pemeriksaan visa dan paspor. Ke depannya fasilitas fast track akan ditingkatkan.

BPIH atau biaya naik haji tahun ini tidak mengalami kenaikan. Kementerian Agama dan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat menyepakati besaran rata-rata biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 2019 sebesar Rp 35.235.602 atau setara US$ 2.481 dengan kurs Rp 14.200.

Simak: Menteri Agama dan DPR Sepakat Biaya Haji 2019 Tidak Naik


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT