Banjir dan Longsor NTT: 7 Meninggal, 1 Korban Hilang Masih Dicari
TEMPO.CO | 10/03/2019 20:31
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda NTT menyebabkan banjir dan tanah longsor. TEMPO/Jhon Seo
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda NTT menyebabkan banjir dan tanah longsor. TEMPO/Jhon Seo

TEMPO.CO, Jakarta - Tim SAR gabungan hingga kini masih terus mencari satu korban hilang akibat bencana banjir dan tanah longsor di Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur. Hingga hari ini, 10 Maret 2019, sudah ada tujuh korban tewas yang berhasil ditemukan.

Baca: Empat Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di NTT

"Satu korban yang hilang itu masih tertimbun longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis, Ahad, 10 Maret 2019.

Sejumlah desa di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur, mengalami banjir dan tanah longsor pada Kamis, 7 Maret 2019 sekitar pukul 07.00 WIT. 

"Kejadian terjadi di Desa Gorontalo, Desa Nanga Ngai, Desa Bolo Bilas, Kecamatan Mbiling, Desa Tondong Belang, Desa Cunca Lolos, Desa Liang Ndara," ucap Sutopo.

Baca: Banjir dan Longsor NTT, Warga Sebut Korban Belum Dievakuasi

Banjir dan longsor juga menyebabkan tiga orang warga luka-luka dan 684 warga lainnya mengungsi di Kantor Bupati Manggarai Barat. Longsor juga mengakibatkan 18 titik jalan, tiga rumah, dua kendaraan roda empat, dan dua motor yang ikut tertimbun material longsor.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT