JK: Tidak Ada Barang yang Tidak Made In China
TEMPO.CO | 08/01/2019 12:49
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberi keterangan pada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, 20 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberi keterangan pada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, 20 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyatakan setiap negara tak bisa menghindari ekspor. Negara yang ingin maju, kata dia, tidak bisa hidup sendiri.

Baca: Kebijakan Kontroversial Jokowi - JK Sepanjang 2018

Untuk itu, persaingan ekspor sangat ketat. JK menuturkan hanya negara yang memiliki kriteria tertentu yang bisa menjadi pemenang. "Dalam persaingan ada tiga komponen yang sangat penting yaitu produksi yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah," katanya saat membuka acara Outlook Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

JK menuturkan, saat ini hanya Cina yang hampir bisa memenuhi kriteria tersebut. Barang-barangi negeri Tirai Bambu itu tersebar hampir di seluruh dunia. Dampaknya, Cina terbukti mampu stabil di tengah gejolak ekonomi.

Ekspansi ekspor Cina dialami langsung oleh JK. "Saya baru-baru ini ke New Zealand. Mau beli sepatu made in China (buatan Cina). Topi pun made in China," ujarnya. "Tidak ada barang yang kita pegang tanpa made in China," kata dia lagi.

JK berharap Indonesia bisa berproduksi seperti Cina yang cepat dan murah dengan kualitas yang baik. Indonesia saat ini masih mengalami defisit neraca perdagangan lantaran impor lebih tinggi dibandingkan ekspor.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT