Cinta Ditolak, Wanita Ini Teror Miliarder dengan 160 Ribu Pesan
TEMPO.CO | 07/01/2019 06:00
Cinta Ditolak, Wanita Ini Teror Miliarder dengan 160 Ribu Pesan
Jacquelyn Ades .[magicaldelight/Instagram via Mirror]

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wanita ditangkap kepolisian AS karena mengirim 160 ribu pesan berisi teror usai cintanya ditolak oleh miliarder yang dikenalnya lewat situs kencan.


Jacquelyn Ades dari Florida dituduh meneror direktur perusahaan perawatan kulit setelah menyampaikan pesan: "Aku akan membuat sushi dari ginjal dan sumpit dari tulang tangan kamu", seperti yang dilansir dari Mirror.co.uk.


Baca: Kencan Batal, Model Remaja Bunuh Diri


Ahli kecantikan berusia 31 tahun itu kini sedang menunggu persidangan atas tuduhan menguntit dan melakukan pelanggaran pidana di Arizona, AS.


Pesan teror hanyalah salah satu dari sekian pesan teks lainnya. Dia juga diduga mengirim ancaman seperti "oh apa yang akan kulakukan dengan darahku! Aku ingin mandi di dalamnya" dan "Saya akan memakai fasia kamu di bagian atas tengkorak dan tangan kamu", merujuk fascia yang merupakan lapisan tipis jaringan pada otot dan organ.


Jacquelyn Ades.[Paradise Valley Police Department via Mirror.co.uk]


Ades ditangkap pada Mei setelah muncul di tempat kerja pria itu mengaku sebagai istrinya, sebulan sebelum dia tertangkap mandi di rumahnya ketika dia berada di luar negeri.


Pasangan ini hanya bertemu sekali pada kencan pertama mereka, lapor Daily Mail, tetapi pria itu, yang hanya diidentifikasi sebagai CEO perusahaan di wilayah Scottsdale, tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengannya.


Meskipun demikian, Ades mengirim ribuan pesan dan terkadang hingga 500 pesan sehari, di mana banyak di antaranya berisi pesan sadis atau ancaman.


Dia ditangkap pada Mei 2018 dengan tuduhan penguntit dan kejahatan, dan polisi pada saat itu percaya dia mengirim 65.000 pesan kepada mereka lebih dari 10 bulan.


Tetapi penyelidikan lebih lanjut atas laporan polisi dan wawancara dengan The Arizona Republic menemukan jumlahnya lebih dari dua kali lipat.


Jacquelyn Ades .[magicaldelight/Instagram via Mirror]


Ades mengatakan dia bertemu lelaki itu melalui Luxy, situs kencan untuk para miliarder.


Dia diduga terus mengirim pesan ancaman, dan pada April tahun lalu memutuskan untuk mandi di dalam rumah korban.


Pria itu melihatnya di video pengawasan rumah ketika dia berada di luar negeri dan menelepon polisi, yang menemukannya di bak mandi.


Mereka diduga juga menemukan pisau daging di kursi penumpang mobilnya.


"Saya kira saya membuat seluruh skenario di kepala saya bahwa saya tinggal di sini, jadi saya datang ke sini dan berpura-pura itulah yang terjadi," katanya kepada polisi.


Baca: Pria Ini Telepon 911 untuk Ajak Kencan Operator 


Setelah kejadian itu, Ades terus mengirim pesan ancaman salah satunya, "Kamu melakukan apa pun yang harus kamu lakukan untuk sampai di sini...tetapi jangan pernah mencoba meninggalkan aku... Aku akan membunuhmu. Aku tidak ingin menjadi pembunuh".


Menurut catatan kepolisian Ades menunjukkan tanda-tanda memiliki kelainan mental.


Wanita itu saat ini ditahan tanpa jaminan di Penjara Maricopa menjelang sidang atas tuduhan teror dan menguntit teman kencannya yang dijadwalkan pada Februari.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT