Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka, Nurhayati Sempat Berteriak
TEMPO.CO | 06/01/2019 14:49
Apartemen Green Pramuka City Tower Chrysant di Jakarta Pusat, 6 Januari 2019. Seorang penghuni wanita ditemukan tewas di lantai 16 tower Chrysant. Tempo/Imam Hamdi
Apartemen Green Pramuka City Tower Chrysant di Jakarta Pusat, 6 Januari 2019. Seorang penghuni wanita ditemukan tewas di lantai 16 tower Chrysant. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi tengah menyelidiki pembunuhan di tower Chrysant Apartemen Green Pramuka City dengan korban bernama Nurhayati. "Korban saat ditemukan petugas keamanan, masih dalam keadaan hidup," kata Kepala Kepolisian Sektor Cempaka Putih Komisaris Rosiana, Ahad, 6 Januari 2019.

Baca: Mayat Perempuan di Apartemen Green Pramuka, Korban Pembunuhan?
 
Menurut Rosiana, polisi awalnya mendapat laporan pada Sabtu lalu sekitar pukul 18.25, tentang penganiayaan di apartemen tersebut. Saat polisi tiba di tempat itu, korban sudah tidak ada. "Saat kami datang korban telah dibawa ke rumah sakit," katanya.  

Dari keterangan para saksi diketahui, Nurhayati ditemukan berlumuran darah di lorong lantai 16 tower Chrysant. Perempuan itu adalah salah satu penghuni di tower tersebut. Satpam apartemen segera membawa Nurhayati ke Rumah Sakit Umum Daerah Cempaka Putih. "Korban meninggal di rumah sakit,” kata Rosana.

Baca: Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka

Berdasarkan hasil visum, terdapat 10 luka tusukan di tubuh Nurhayati. Polisi telah meminta keterangan dari enam orang saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Seorang satpam apartemen mengatakan sempat mendengar suara teriakan korban. “Jadi korban sempat berteriak minta tolong,” kata Rosana. Atas dasar itulah polisi meyakini kasus ini adalah pembunuhan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT