DKI Kerahkan 6.800 Petugas Kebersihan untuk Malam Tahun Baru 2019
TEMPO.CO | 28/12/2018 09:52
Seorang anak membuang sampah ke dalam kantong sampah yang dibawa petugas suku Dinas Kebersihan DKI Jakarta dalam Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah
Seorang anak membuang sampah ke dalam kantong sampah yang dibawa petugas suku Dinas Kebersihan DKI Jakarta dalam Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 22 Juli 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bakal mengerahkan 6.800 petugas kebersihan seusai perayaan malam tahun baru 2019. Para petugas kebersihan itu disebar ke seluruh penjuru Ibu Kota untuk menyapu sampah bekas perayaan pergantian tahun.

Baca: Malam Tahun Baru, Car Free Night Digelar di Bundaran HI-Sarinah

"Petugas ini terdiri dari supir truk sampah, crew, dan regu comot,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Desember 2018.

Isnawa mengatakan, Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air juga mengerahkan personel untuk membantu pembersihan di darat bersama dengan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di setiap kelurahan. Para petugas itu membersihkan sampah mulai pukul 00.30 dan ditargetkan sebelum pukul 06.00 seluruh sampah sudah terangkut.

“ Petugas akan langsung bekerja di setiap titik lokasi perayaan  setelah perayaan pergantian tahun,” ujar Isnawa.

Selain menurunkan petugas, Dinas Lingkungan Hidup juga akan mengerahkan sarana kebersihan berupa kendaraan angkut sampah jenis compactor 100 unit, mobil penyapu jalan otomatis (road sweeper) 50 unit,  pickup lintas 42 unit, 25 bus toilet, menyiagakan TPST Bantargebang beroperasi 24 jam dan menyebar ribuan dust bin di lokasi-lokasi keramaian.

Baca: Malam Tahun Baru di Ancol Janjikan Pesta Kembang Api Berbeda

Untuk mempermudah kegiatan penanganan kebersihan, Isnawa mengharapkan pedagang kaki lima dan masyarakat yang memarkir kendaraan di bahu jalan segera meninggalkan lokasi  begitu perayaan malam tahun baru 2019 selesai. Sebab, menurut Isnawa, kendaraan dan lapak kaki lima dapat menghambat kerja petugas kebersihan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT