Jalan Tol Sei Rampah Beroperasi Fungsional Selama Akhir Tahun
TEMPO.CO | 24/12/2018 20:15
Pekerja mengerjakan proyek pembangunan jalan tol fungsional Helvetia-Marelan ruas Medan-Binjai, di Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin, 28 Mei 2018. Jalan tol fungsional sepanjang 2,7 km yang pembangunannya telah mencapai 90 persen tersebut akan dibuka sec
Pekerja mengerjakan proyek pembangunan jalan tol fungsional Helvetia-Marelan ruas Medan-Binjai, di Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin, 28 Mei 2018. Jalan tol fungsional sepanjang 2,7 km yang pembangunannya telah mencapai 90 persen tersebut akan dibuka secara gratis pada H-7 sampai H 7 Idulfitri 1439 H. ANTARA/Irsan Mulyadi

TEMPO.CO, Jakarta - Jalan tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 7, Sei Rampah–Tebing Tinggi, beroperasi 24 jam secara fungsional selama libur natal 2018 dan tahun baru 2019.

Simak: Libur Akhir Tahun, Pengemudi Dilarang Memacu Mobil 100 KM/Jam

Berdasarkan keterangan resmi PT Jasa Marga, jalan tol sepanjang 9,3 kilometer tersebut beroperasi mulai Senin (24/12/2018) sampai Rabu (2/01/2019).
Jalan tol seksi 7 tersebut merupakan seksi terakhir ruas jalan tol MKTT yang rampung pembangunannya pada Desember 2018 ini.

 

Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) Agus Suharjanto menjelaskan seksi 7 difungsikan untuk membantu kelancaran arus transportasi selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Beroperasinya jalan tol ini secara fungsional juga dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jalan tol MKTT Seksi 7,” ujar Agus, Senin 24 Desember 2018.

Beroperasinya jalan tol MKTT dinilai dapat mempersingkat waktu tempuh antara Medan dan Tebing Tinggi, dari sebelumnya berkisar 2–3 jam melalui jalur eksisting menjadi sekitar 1 jam melalui jalan tol.

Agus menjelaskan jalan tol MKTT dapat memperlancar arus transportasi dan logistik antara Kota Medan, Bandara Internasional Kualanamu, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke, dan Kawasan Pariwisata Danau Toba. Hal tersebut menurutnya akan membawa pengaruh baik bagi perekonomian sekitar.

Dia pun menjelaskan bahwa Jasa Marga menghimbau para pengguna jalan yang melintasi jalur fungsional untuk selalu awas dan berhati-hati karena kondisi jalan yang masih terbatas.
 
Selain itu, pengguna jalan harus mematuhi arahan petugas di lapangan serta perambuan yang berlaku, termasuk batas maksimal kecepatan kendaraan yang diperbolehkan saat melalui jalur fungsional.
 
Selain melaksanakan pembukaan Seksi 7 secara fungsional, hari ini JMKT bersama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, PPK Lahan, JMTO, Cabang Belmera, Kontraktor, Konsultan, dan Pihak Kepolisian juga melakukan penanaman pohon sebanyak 4.250 pohon dan tanaman berbunga di lingkungan Jalan Tol MKTT.

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT