Puncak Mudik Natal dan Tahun Baru, Pertamina Siaga Layanan 24 Jam
TEMPO.CO | 22/12/2018 19:18
Petugas tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis premium di SPBU kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan untuk menunda kenaikan h
Petugas tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis premium di SPBU kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan untuk menunda kenaikan harga Premium menjadi Rp7.000 per liter karena ketidaksiapan PT Pertamina .Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memproyeksikan puncak mudik libur panjang dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru terjadi pada hari ini. Untuk itu, perseroan menyiagakan layanan penjualan bahan bakar minyak 24 jam untuk menjamin akses masyarakat yang melakukan mudik ke kampung halaman.

BACA: Pertamina: Belom Ada SPBU di Jalur Tol Brebes - Sragen

“Kami telah menyiagakan 24 jam layanan penjualan BBM khususnya di jalan Tol Trans Jawa yang kemungkinan menjadi pilihan pemudik," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 22 Desember 2018.

Adiatma berujar layanan siaga 24 jam tersebut meliputi KiosK Pertamax yakni penjualan BBM isi ulang dalam kemasan yang disiagakan di kios-kios resmi Pertamina. Pertamina juga memberikan layanan isi BBM dengan Motor yang diopersikan saat macet serta layanan penjualan BBM dengan menggunakan mobil tanki yang dilengkapi dispenser.

Berdasarkan data Satgas Nataru (Natal dan Tahun Baru) pada Jumat malam, adiatma mengatakan sudah terlihat peningkatan konsumsi BBM gasoline (bahan bakar bensin) seperti Pertamax yang naik sekitar 11 persen dari rata-rata konsumsi normal.

Sementara, pada BBM jenis gasoil (bahan bakar mesin diesel) tampak peningkatan masih terjadi pada konsumsi solar yakni sebesar 18 persen dari konsumsi normal. Ia berujar fenomena itu adalah dampak peningkatkan volume transportasi barang sebelum diberlakukannya pembatasan operasional kendaraan niaga.

Pada hari ini Adiatma memperkirakan pergerakan kendaraan pribadi dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur akan meningkat. Dengan peningkatan tersebut, Pertamina akan menyiagakan di titik krusial penumpukan pemudik di sepanjang Tol DKI Jakarta – Jawa Barat. “Disini akan disiagakan 12 KiosK Pertamax, 16 Motor layanan BBM kemasan serta 8 Tangki dispenser,” ujar Adiatma.

Sementara untuk sepanjang Tol Trans Jawa di ruas Jawa Tengah Pertamina menyiagakan 12 KiosK Pertamax, serta 9 Mobil Tangki dispenser. Dan di ruas Jawa Timur disiagakan 7 KiosK Pertamax serta 2 unit Mobil Tangki Dispenser. Pertamina menghimbau kepada masyarakat untuk mengisi BBM penuh sebelum berangkat, dan segera mengisi kembali sebelum BBM habis.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT