Dinas ke Jayapura, Sri Mulyani Dinobatkan Jadi Putri Papua
TEMPO.CO | 18/12/2018 21:26
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pengarahan dalam Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 di Kemenkeu, Jakarta, Senin 10 Desember 2018. Dalam kesempatan itu Sri Mulyani mengingatkan pemerintah daerah tidak menggunakan mak
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pengarahan dalam Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 di Kemenkeu, Jakarta, Senin 10 Desember 2018. Dalam kesempatan itu Sri Mulyani mengingatkan pemerintah daerah tidak menggunakan makelar untuk proses pencairan dana transfer ke daerah karena tidak sesuai dengan tata kelola yang berlaku. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan dinas ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Wutung, Jayapura. Di sana dia dinobatkan menjadi putri papua dari suku Saireri dan mendapatkan gelar ‘Wiwing Kaura’. Gelar tersebut diberikan oleh Yan Z Numberi, anak adat suku Saireri, yang juga sebagai Administrator Kantor Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Jayapura.

Baca: Ekspor Anjlok, Sri Mulyani: Terimbas Perang Dagang Cina - AS

"Kebijakan untuk penegakan hukum di perbatasan adalah kebijakan yang baik. Hal tersebut untuk menjaga keamanan dan hubungan yang lebih formal antara Papua Nugini dengan Indonesia, namun implikasi dari kegiatan ekonomi yang menurun perlu untuk kita pikirkan," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 18 Desember 2018.

Sri Mulyani mengatakan, salah satu tujuan kunjungannya ialah untuk melihat dan bertemu seluruh jajaran dari Kementerian Keuangan, terutama Bea Cukai dan aparat perpajakan, yang bekerja di perbatasan. 

Selain itu, Sri Mulyani melihat aktifitas kegiatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam menjalankan kegiatan tutup tahun Anggaran 2018.  

Melalui kunjungan ini, Sri Mulyani melihat fasilitas di perbatasan dan keseluruhan kesiapan dari instansi terkait dalam menjalankan tugas menjaga perbatasan.

Sementara itu, dalam percakapan dengan para pedagang, dia juga menerima banyak masukan terkait berkurangnya volume perdagangan di wilayah perbatasan tersebut. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT