Petugas Kebersihan Monas Tak Jadi Lembur Setelah Reuni Akbar 212
TEMPO.CO | 03/12/2018 06:23
Karung sampah yang dikumpulkan massa Reuni Akbar 212 di halaman Monas, Ahad 2 Desember 2018. Tempo/M Yusuf Manurung
Karung sampah yang dikumpulkan massa Reuni Akbar 212 di halaman Monas, Ahad 2 Desember 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Petugas kebersihan Unit Pengelola Kawasan Monumen Nasional, Iwan, 52 tahun, sudah membayangkan bakal lembur setelah reuni akbar 212 berakhir. Sebab dalam kegiatan serupa selama dua tahun berturut-turut, ia selalu kerja ekstra. "Tapi tahun ini enggak. Pulang jam 18.00 WIB," ujarnya saat ditemui di pelataran Monas, Minggu, 2 Desember 2018.

Baca:
Reuni Akbar 212, Akses Menuju Monas Jadi Parkiran Massal

Iwan mengatakan tidak perlu pulang larut lantaran ada para relawan yang membantu mengumpulkan sampah di kawasan Monas. Setelah aksi berakhir, para relawan ini memunguti botol-botol plastik hingga bekas kemasan makanan. Mereka mengumpulkan dalam kantung-kantung plastik dan dihimpun menjadi satu.

Menurut Iwan, sampah botol plastik dan kemasan makanan paling menyita pekerjaannya. Bila tak ada bala bantuan, ia pasti kerepotan untuk membersihkan sampah-sampah itu.  

Baca:
Kisah PNS Peserta Reuni Akbar 212: Cuti Kerja dan Gadaikan Motor

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji memuji para relawan yang turut membantu membersihkan sampah setelah reuni akbar 212 berakhir.  Adapun dalam data yang dipaparkan melalui pesan tertulis, Dinas Lingkungan Hidup menerjunkan 1.080 personel.  

M. YUSUF MANURUNG



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT