Bertemu HNW, Dubes Sudan Ingin Belajar dari Indonesia
TEMPO.CO | 27/11/2018 18:36
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia Elsiddieg Abdulaziz Abdalla didampingi Wakil Dubes Osama Mohammad Yassen Yagoub, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta,
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia Elsiddieg Abdulaziz Abdalla didampingi Wakil Dubes Osama Mohammad Yassen Yagoub, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 November 2018. (dok MPR RI)

INFO NASIONAL- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia Elsiddieg Abdulaziz Abdalla didampingi Wakil Dubes Osama Mohammad Yassen Yagoub, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 November 2018.

Elsiddieg Abdulaziz Abdalla mengungkapkan rasa takjub serta apresiasinya dengan berbagai kemajuan yang dialami Indonesia, terutama dunia demokrasi di Indonesia yang luar biasa.

Elsiddieg mengatakan bahwa perjalanan demokrasi di Indonesia sangat menginspirasi dan berharap agar pemerintah dan pelaku-pelaku demokrasi di Sudan termasuk Parlemen Sudan belajar banyak dari Indonesia.  Elsiddieg juga menekankan, di zaman demokrasi sangat relevan jika hubungan antar negara dijalin, dibina dan dikembangkan serta dikuatkan. 

Banyak hal, lanjut Elsiddieg yang bisa dipelajari di Indonesia terkait bagaimana proses demokrasi dikelola, hubungan antar warga dikelola, hubungan antar agama dikelola, bagaimana menghadirkan negara yang aman dan damai sehingga bisa menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik.

Hidayat Nur Wahid berharap Sudan juga belajar dari Indonesia dibidang perekonomian, dan investasi. Intinya, kedua negara bisa saling belajar dan saling mengambil manfaat yang baik untuk masing-masing negara. 

“Saya sampaikan juga kepada beliau, apresiasi saya jika Sudan menganggap Indonesia baik dalam berdemokrasi dan sangat mendukung hubungan kerja sama antara Indonesia dan Sudan.  Indonesia memang memiliki pengalaman yang bagus dan matang dalam kerjasama antara parlemen-parlemen dunia dengan membahas berbagai agenda dan permasalahan dunia yang sangat penting seperti menghadirkan kepedulian terhadap masalah Palestina, penolakan LGBT dan lainnya,” tutur HNW. (*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT