PDIP Siapkan Dua Nama Pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim
TEMPO.CO | 07/01/2018 06:39
PDIP Siapkan Dua Nama Pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul, kiri) dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjadi pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di pilgub Jawa Timur 2018. Tempo/Putri.

TEMPO.CO, SURABAYA – Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyiapkan sejumlah nama untuk menggantikan Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakil gubernur pendamping Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim mendatang. Azwar Anas mundur setelah diterpa kampanye hitam.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi menyatakan sedang berkordinasi dengan para pengurus partai. Setidaknya ada tiga nama kader PDIP Jawa Timur yang disiapkan menjadi pengganti Anas. Namun salah satunya menolak. “Menurut saya ada beberapa personil DPD Jatim yang mungkin pas menggantikan Pak Anas,” ujar dia kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim, Sabtu, 6 Januari 2018.

Sebelumnya tiga nama itu adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono, dan anggota DPR RI daerah pemilihan Madura, Said Abdullah. Namun karena Risma menolak, tinggal dua nama yang disiapkan.

BACA:Ketika Risma Emoh Gantikan Azwar Anas Maju Pilgub Jatim

Kusnadi menjelaskan, dari nama itu dinilai yang paling memungkinkan untuk diajukan dengan beberapa pertimbangan. Bupati Ngawi, Kanang misalnya, dianggap sebagai kader dengan figur yang mewakili kedaerahan. “Kami mencari figur yang punya representasi kewilayahan. Bupati Ngawi ini representansi Matraman,” tutur dia.

Lalu juga anggota DPR RI daerah pemilihan Madura, Said Abdullah. Said dinilai potensial karena mewakili suara warga di pulau Madura. “Karena pemilih dari Madura ini suaranya sekitar 30 persen untuk Pilkada Jatim,” kata dia.

BACA:Azwar Anas Tulis Surat Mundur Saat Subuh, Begini Isi Suratnya..

Meski sama-sama berpeluang, Kusnadi mengakui elektabilitas dan popularitas Risma ialah yang tertinggi dari tiga nama tersebut. Bahkan, kata dia, lebih tinggi dibandingkan Anas. “Itu kalau masyarakat Surabaya rela dan Bu Risma mau, memang yang paling pas Bu Risma.”

Kusnadi optimistis persoalan pemilihan sosok pengganti Azwar Anas di Pilkada Jatim dapat diatasi dengan mudah. DPP PDIP sendiri yang akan menghubungi calon-calon berkualitas. “Selama 3 hari ini kami siaga, nanti barangkali tiba-tiba ada perintah mendadak,” ujarnya.

Ia pun menegaskan, koalisi PKB dan PDIP tidak akan pecah. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan partner koalisi, PKB.

ARTIKA RACHMI FARMITA

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT