Seorang Anggota Banser Meninggal Saat Berjaga di Kantor GP Ansor
TEMPO.CO | 26/10/2018 18:49
Anggota Banser berjaga di kantor Gerakan Pemuda Ansor atau GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung
Anggota Banser berjaga di kantor Gerakan Pemuda Ansor atau GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anggota Banser NU, Jatmiko, meninggal pada Jumat sore saat tengah menjaga Kantor Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Jalan Kramat Raya, Nomor 164, Jakarta Pusat. Jatmiko adalah Wakil Komandan Banser Jakarta Pusat.

Baca: GP Ansor Perintahkan Anggota Banser Tidak Berkeliaran di Jakarta

"Beliau kelelahan, dan menurut dokter kena serangan jantung," kata Komandan Banser DKI Jakarta Abdul Mufid di lokasi, Jumat, 26 Oktober 2018.

Penjagaan kantor GP Ansor dan PBNU hari ini dilakukan untuk mengantisipasi unjuk rasa HMI Cabang Jakarta Pusat dan ormas lainnya seperti Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), dan Laskar Pembela Islam. Namun, HMI batal melaksanakan demonstrasi.

Abdul Mufid mengatakan, rekannya telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Jatmiko disebut meninggalkan sekitar 15 menit setelah massa Aksi Bela Kalimat Tauhid mampir di depan kantor GP Ansor.

Baca: HMI Batal Unjuk Rasa Pembakaran Bendera, Banser Tetap Siaga

Sekitar pukul 16.30, Abdul Mufid mengatakan massa unjuk rasa pembakaran bendera mampir di depan kantor GP Ansor. Mereka disebut sempat melakukan provokasi. Adu mulut antara dua kelompok sempat terjadi. "Tidak berujung bentrokan dan sebagainya. Kita satu komando, gak akan keluar gedung," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT