Dua Penjambret Istri Polisi Polda Lampung Ditangkap saat Pesta Sabu di Hotel di Pulo Gadung
TERASLAMPUNG.COM | 06/09/2018 14:10
Dua Penjambret Istri Polisi Polda Lampung Ditangkap saat Pesta Sabu di Hotel di Pulo Gadung
Ilustrasi penjambretan. assettype.com

Zainal Asikin | Teraslampung.com BANDARLAMPUNG -- Bachtiar (23) dan Jundi (32), buron polisi dalam kasus penjambretan terhadap istri polisi di Polda Lampung, ditangkap saat asyik mengisap sabu-sabu di Hotel Patra Sari depan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Sabtu 1 September 2018 siang lalu.

Warga Jalan Kapten Abdul Haq, Gang Banten, Rajabasa, Bandarlampung dan warga Kampung Baru, Kelurahan Bumi Manti, Rajabasa, Bandarlampung itu pun kemudan digelandang ke Lampung untuk disel.

BACA JUGA: Stabilkan Harga, Bulog Lampung Gelar Operasi Pasar Beras

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruly Andi Yunianto, mengatakan Bachtiar dan Jundi merupakan pelaku  penjambretan terhadap korban istri anggota polisi yang terjadi di dalam bus Trans Lampung saat berhenti di Trafiqlight Jalan Urip Sumoharjo dan Baypas Way Halim, pada senin 24 Agustus 2018 lalu.

“Kedua pelaku ditangkap bersama tiga pelaku lain spesialis jambret penumpang bus di Jakarta.  Bachtiar dan Jundi ini adalah DPO dan TO kami. Sementara untuk tiga pelaku lainnya, sudah kita serahkan ke Polres Jakarta Timur,"ujarnya, Selasa 4 Sepetember 2018.

BACA JUGA: Bentrok di Bumiratu Nuban Lamteng, Satu Orang Tewas

Para pelaku tersebut, kata AKBP Ruly Andi Yunianto, berhasil dibekuk petugas saat sedang berada di Hotel Patra Sari tepatnya di depan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu 1 September 2018 siang lalu. “Saat ditangkap, para pelaku sedang asik pesta narkoba mengkonsumsi sabu-sabu di salah satu kamar hotel tersebut,”ungkapnya.

Dikatakannya, selain kedua pelaku tersebut, pihaknya terlebih dulu menangkap pelaku Aditya Helsa (24), warga desa Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan taklama setelah kejadian aksi penjambretan. Para pelaku tersebut, merupakan sepesialis jambret yang kerap beraksi di beberapa TKP di Ibu Kota. “Modusnya, mereka beraksi pakai mobil, lalu ada beberapa pelaku yang naik mencari target calon korbannya. Setelah target didapat, pelaku langsung merampas tas serta barang berharga lainnya milik korban,”jelasnya.

TERASLAMPUNG.COM


BERITA TERKAIT