Ramai-ramai Warga Jatiagung Usir Ekskavator yang Diduga Gali Kubur Jenazah Pasien Corona
TERASLAMPUNG.COM | 06/04/2020 13:33
Ramai-ramai Warga Jatiagung Usir Ekskavator yang Diduga Gali Kubur Jenazah Pasien Corona

LAMPUNG SELATAN — Puluhan warga Desa Purwotani, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan mengusir ekskkavator yang diduga akan dipakai menggali jenazah pasien Covid-19 di lahan Bumi Perkemahan, Kota Baru.

“Kejadiannya jam 14.00, tiba-tiba warga berdatangan tanpa komando meminta orang yang menjalankan ekskavator untuk berhenti menggali. Tempat penggalian itu dekat dengan makam pasien Covid-19 nomer 02, sementara tempat itu adalah area masyarakat mengambil rumput atau mengarit,” ujar Kasie Pemerintahan Desa Purwotani, Margono, kepada teraslampung.com, Jumat sore, 3 April 2020.

Sebagai pamong desa Margono sudah berupaya menjelaskan kepada warga bahwa jenazah Covid-19 itu aman dan tidak menularkan lagi.

“Saya sudah sampaikan ke warga kalau jenazah Covid-19 tidak menularkan lagi karena sudah ditangani oleh tim medis,” ujarnya.

“Tapi masyarakat tidak mau tahu, Mereka tetap takut tertular. Alasan lainnya, jika aman kenapa tidak dimakamkan di daerah lain. Itu alasan warga,” kata Margono.

Kemudian atas permintaan Satuan Tugas (Satgas) Kota Baru, kata Margono, ekskavator berserta Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang mengawal untuk menyingkir.

“Satgas turun tangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka meminta pekerja yang menjalankan ekskavator dan anggota Pol PP untuk menghindar,” katanya. “Kemudian warga yang berkumpul diminta oleh aparat dari Polsek Jatiagung untuk segera membubarkan diri dan warga pun menurut,” kata Margono.

Pada kesempatan ini dia mengajak pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi penolakan terhadap jenazah Covid-19.

“Saya cuma bisa meminta pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang bisa diterima oleh masyarakat terkait jenazah Covid-19. Saya kasihan keluarganya,” ujarnya.

TERASLAMPUNG.COM


BERITA TERKAIT