Garong Kuras Harta Seorang PNS Mulai 50 Gram Emas, Uang Tunai Rp 315 Juta dan Spanduk Bekas
TERASLAMPUNG.COM | 18/03/2020 14:01
Garong Kuras Harta Seorang PNS Mulai 50 Gram Emas, Uang Tunai Rp 315 Juta dan Spanduk Bekas

TULANGBAWANG–Petugas Unit Reskrim Polsek Gedung Aji dan Tim Tekab 308 Polres Tulangbawang, meringkus garong berinisial MO alias KG yang menguras harta milik korban Muhtadi (55), seorang PNS warga Kampung Karya Bhakti, Kecamatan Meraksa Aji, Tulangbawang.

Polisi menangkap warga Kampung Karya Bhakti, Kecamatan Meraksa Aji tersebut, saat sedang berada di rumahnya, Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 02.30 WIB dan menyita sejumlah barang bukti hasil curian serta alat yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi pencurian.

“Tersangka MO alias KG, berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polsek Gedung Aji dan Tekab 308 Polres Tulangbawang saat sedang berada di rumahnya dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB,”kata Kapolsek Gedung Aji, Iptu Suhardi mewakili Kapolres Tulangbawang, AKBP Andy Siswantoro, Selasa (17/3/2020).

Dari penangkapan tersangka, kata Iptu Suhardi, petugas menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 31 juta, kalung emas 24 karat seberat 50 gram, surat pembelian perhiasan, perhiasan imitasi lainnya, kaleng tabungan, kotak Tupperware, dua batang pegas (per) mobil, palu dan kain spanduk bekas.

Barang bukti berupa uang tunai Rp 31 juta, kalung emas 24 karat seberat 50 gram, surat pembelian perhiasan, perhiasan imitasi lainnya, kaleng tabungan, kotak Tupperware, dua batang pegas (per) mobil, palu dan kain spanduk bekas disita dari tangan tersangka MO alias KG.

“Pelaku dan barang bukti yang disita, saat ini masih diamankan di Mapolsek Gedung Aji. Tersangka, saat ini masih dilakukan pemeriksaan medalam untuk mengungkap motif dan dugaan adanya tersangka lain aksi curat tersebut,”ungkapnya.

Iptu Suhardi mengutarakan, aksi tindak pidana curat yang terjadi di rumah korban Muhtadi yang merupakan seorang PNS, pada Selasa (21/1/2020) lalu sekitar pukul 05.30 WIB. Rumah korban, saat itu dalam keadaan kosong karena sedang ditinggal pergi ke daerah Solo, Jawa Tengah.

“Korban baru mengetahui rumahnya sudah dibobol pencuri, setelah korban kembali dari Pulau Jawa Selasa siangnya. Korban mendapati jendela rumahnya sudah dalam keadaan rusak, dan kondisi kamar pribadinya sudah berantakan dan sejumlah barang berharga miliknya raib digasak pelaku,”bebernya.

Barang-barang berharga tersebut adalah, uang tunai Rp 280 juta yang disimpan dalam box Tupperware dibalik lemari, uang tunai Rp 35 juta yang disimpan dalam tas yang digantung di balik pintu kamar, uang tunai dalam kaleng tabungan dan perhiasan berupa kalung emas 24 karat seberat 50 gram, kalung serta gelang imitasi. Akibat dari kejadian itu, korban melaporkannya ke Mapolsek Gedung Aji.

“Akibat dari kejadian tersebut, total kerugian korban Muhtadi ditaksir senilai Rp 315 juta. Hasil ungkap tindak pidana curat ini, berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan sejumlah saksi dan berkat keuletan petugas melakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap kasus tersebut,”terangnya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat tersangka MO alias KG Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun.


BERITA TERKAIT