Bokong Pengedar Sabu Ditembak Saat Melarikan Diri
TERASLAMPUNG.COM | 16/08/2019 14:14
Bokong Pengedar Sabu Ditembak Saat Melarikan Diri

TERASLAMPUNG.COM– Badan Narkotika Nasional atau BNN Lampung mengamankan 7,2 kg (7.259,93 gram) sabu kristal putih dan tiga tersangka pengedar sabu-sabu di Bandarlampung, Jumat, 9 Agustus 2019. Menurut Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Eri Nursatari, tim BNN Lampung menangkap tiga tersangka Zawli Qram (22), Silman ( 30) yang merupakan warga Lhoksumawe, Aceh; dan Ade Irawan (38)m warga Telukbetung,  Bandarlampung.

“Narkoba jenis sabu kali ini dikemas dalam bentuk teh china warna merah sebanyak 7 kantong. Ketika melakukan penangkapan ada salah satu tersangka yang mencoba kabur sehingga diperlukan tindakan tegas ditembak bokongnya,” kata Eri dalam ekspos kasus  di Kantor BNN Lampung, Kamis (14/8/2019).

BACA: Mantan Bupati Mesuji Khamami Dituntut Delapan Tahun Penjara

Dalam pemeriksaan tersangka, ternyata jaringan ini dikendalikan oleh seseorang di Pandeglang Banten Jefri Susandi(41) warga Cigadung Kecamatan tanjungkarang Kabupaten Pandeglang, Banten.

Residivis ini dalam perjalanan ke Lampung sempat meminta ijin hendak buang air kecil, tetapi malahan berusaha kabur sehingga oetugas melakukan tindakan tegas dengan menembak kakinya.Dirumah Jefri, tim mengamankan buku rekening, ATM , perhiasan dan dokumen untuk menjerat tersangka dengan TPPU. “Tim mengamankan 7.259,93 gram sabu kristal putih. Barang ini rencananya akan diedarkan di bandarlampung dan sekitarnya,” katanya.

Para tersangka akan dijerat pasal 132 (1) pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) uu no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Selain itu, tersangka dijerat Undang undang no 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU guna memberikan efek jera dengan memiskinkan mereka sehinggq tidak bisa lagi menjalankqn bisnis haram ini.

TERASLAMPUNG.COM


BERITA TERKAIT