Komplotan Pengedar Sabu di Kota Tasikmalaya Terapkan Sistem Rental
KABARPRIANGAN.CO.ID | 13/09/2018 13:10
Komplotan Pengedar Sabu di Kota Tasikmalaya Terapkan Sistem Rental

TAWANG, (KAPOL).- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya mengamankan empat pelaku yang diduga pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu, bulan lalu.

Penangkapan para pelaku tersebut didapat setelah mengumpulkan informasi dan saat melakukan penggerebegan, mereka kedapatan sedang melakukan pesta narkoba.  Hasilnya, empat orang yang diduga pengedar dan pemakai barang haram tersebut diamankan aparat.

Keempatnya diamankan aparat dari BNN Kota Tasikmalaya di Kawasan Jalan Tentara Pelajar Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Dari tangan para tersangka, turut diamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp. 23 juta, sabu–sabu seberat 2,8 gram, alat hisap sabu, ganja kering 1,45 gram, dan beberapa telepon genggam.

Keempat orang tersangka yang berinisial YG (34), EB (44), YD (55), dan RZ (34) merupakan warga Kota Tasikmalaya.

Menurut Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman saat gelar perkara menyebutkan, modus yang digunakan kali ini adalah modus baru. Dimana pelaku menyediakan tempatnya seperti sistem rental dengan tarif Rp. 100.000,00 untuk satu kali menikmati.

“Dengan mengeluarkan uang Rp. 100.000 itu, para pengguna bisa menikmati sabu untuk satu sampai lima kali hisap. Dan ternyata, saat ini di Kota Tasikmalaya peminatnya sudah banyak,” kata Tuteng saat gelar perkara di Kantor BNN Kota Tasikmalaya, Senin (10/9/2018).

Kini keempat tersangka tersebut akan dijerat pasal 114 (1) sub 112 (1) jo 132 (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman seumur hidup, atau paling singkat lima tahun penjara.

Sementara Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, BNN Kota Tasikmalaya juga dalam gelar perkara tersebut mengaku berhasil menggagalkan transaksi sabu di Tasikmalaya.

Bahkan, BNN Kota Tasikmalaya juga berhasil menangkap dua orang yang diduga menjadi pengedar.

Dari tangan tersangka, aparat menyita barang bukti sabu seberat 0,85 gram, sejumlah uang tunai, serta beberapa handphone. Penggagalan transaksi narkoba itu berlangsung Senin, (10/9/2018) di Kawasan Argasari Kota Tasikmalaya.

“Kedua tersangka kita amankan di salah satu Pos Satpam yang berada di sekitar Kawasan Argasari,” kata budi dalam keterangan persnya di Kantor BNN Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA: Bawaslu Kab. Tasik Sebut Ada 8.862 DPT yang Diindikasi Ganda

Mulanya, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi narkoba di wilayah Argasari. Dua orang warga Cempaka Warna Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya yang berinisial SS (22) dan HH (43) itu diamankan saat sedang menunggu pembeli di wilayah tersebut.

Menurut keterangan, modus yang di gunakan tersangka dengan cara menempel disalah satu tempat kemudian janjian dengan calon pembelinya.

“Saat anggota BNN sedang melakukan observasi wilayah di sekitar lokasi, terlihat gerak-gerik yang  mencurigakan dari kedua tersangka,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 (1) sub 112 (1) jo 132 (1) uuri no.35 tahun 2009 tentang narkotika. (Erwin RW)***

KABARPRIANGAN.CO.ID


BERITA TERKAIT