Fakta-fakta Mengejutkan Pasutri Gelar Tontonan Hubungan Intim Berbayar
KABARPRIANGAN.CO.ID | 19/06/2019 09:30
Fakta-fakta Mengejutkan Pasutri Gelar Tontonan Hubungan Intim Berbayar

CISAYONG, (KAPOL).-Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama asal Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya mendatangi kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (18/6/2019).

Kedatangan mereka guna meminta bantuan KPAID untuk memberikan pendampingan terhadap anak-anak yang telah dirusak moralnya oleh ulah pasangan suami istri bejad. 

BACA: Pencari Rumput Tewas Jatuh ke Jurang di Karangnunggal

Pasangan suami istri bernisial E (25) dan L (24) telah melakukan perbuatan yang bisa merusak moral anak-anak. Di mana mempertontonkan hubungan intim kepada sejumlah anak. Para anak menonton hubungan intim secara langsung di kamar rumah pelaku, dengan syarat membayar Rp 5.000, kopi, rokok hingga mie instan.

“Kami meminta bantuan KPAID untuk mendampingi anak-anak untuk memulihkan fsikisnya sekaligus melaporkan,” kata salah seorang tokoh agama Kecamatan Kadipaten, Miftah Farid.

Menurutnya, pelaku yang merupakan pasangan suami istri diduga telah meracuni fsikologis enam orang anak di kampungnya. Dimana pasangan itu sengaja mempertontonkan adegan intim terhadap enam orang anak usia sekolah dasar.

BACA: Polres Tasikmalaya Bantu Penderita Celebral Palsy

“Korban yang masih pada polos diajak melihat adegan suami istri secara langsung dalam kamar rumah pelaku. Kejadiannya saat bulan Ramadan kemarin,” tuturnya.

Dikatakan dia, selain harus membayar Rp 5.000 hingga Rp 10.000, sebagian korban juga menyetor rokok, kopi hingga mie instan. Kejadian tersebut baru diketahui setelah anak mengakui telah menonton hubungan suami istri dan harus bayar, ungkapnya.

KABARPRIANGAN.CO.ID


BERITA TERKAIT