30 Laptop Bantuan Pemprov Jabar Raib Digondol Maling
KABARPRIANGAN.CO.ID | 17/05/2019 16:11
30 Laptop Bantuan Pemprov Jabar Raib Digondol Maling

BOJONGGAMBIR, (KAPOL).-Sebanyak 30 unit laptop milik SMPN 1 Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya raib digondol maling, Kamis (16/5/2019). Pelaku pencurian diperkirakan masuk dengan cara merusak engsel pintu ruang komputer. Akibat kejadian ini sekolah tersebut setidaknya mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Dari keterangan yang dihimpun KP, pencurian puluhan laptop ini diketahui sekitar pukul 12.00 wib. Saat itu penjaga sekolah, Toto (45) yang sedang berkeliling melihat kejanggalan dengan sejumlah baut dan engsel pintu yang berserakan di lantai. Setelah diperiksa nyatanya pintu ruang komputer telah copot. Dirinya pun melihat diruangan tersebut sudah tidak ada lagi laptop yang bisa berjejer diatas meja.

BACA: OTT Satgas Saber Pungli, Dua Honorer Disdukcapil Ciamis Ditangkap

“Ketika diperiksa, ternyata kuping pintu telah copot. Begitu juga pintu teralis didalam sudah terbuka. Saya langsung laporan ke pihak sekolah,” jelas Toto.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Bojonggambir, Drs. Hj. TotoToyibah mengatakan, 30 laptop yang hilang digondol maling ini merupakan laptop Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2019 yang datang beberapa waktu lalu menjelang pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Jumlah seluruhnya ada 32 unit, 30 unit disimpan diruangan sedangkan 2 unit lagi berupa cadangan.

“Itu bantuan Banprov kemarin untuk pelaksanaan UNBK. Dua lagi disimpan terpisah, sehingga tidak ikut dibawa maling,” jelas dia.

Atas kejasian ini pihaknya langsung berkordinasi dengan dinas dan melaporkannya ke Polsek Bojonggambir. Anggota polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta ketengan sejumlah saksi. Termasuk mencoba untuk membuka hasil rekaman CCTV yang terpasang disana.

BACA: Multaqo Ulama, Sepakati Penolakan People Power

Dikatakan Toto, malam sebelumnya sejumlah orang dari stap dan penjaga sekolah masih berada di sekolah untuk bermain tenis meja dan piket. Akan tetapi waktu itu sama sekali tidak ada hal yang mencurigakan atau kejanggalan lainnya. Hingga siang harinya baru diketahui ada pencurian di sekolah tersebut. (Aris Mohamad F/Jalal)

KABARPRIANGAN.CO.ID


BERITA TERKAIT