Tol Cisumdawu Dijadikan Arena Balap Liar
KABARPRIANGAN.CO.ID | 08/05/2019 15:03
Tol Cisumdawu Dijadikan Arena Balap Liar

PAMULIHAN, (KAPOL).- Sejumlah pemuda yang tengah melakukan aksi balapan liar di areal Tol Cisumdawu kocar kacir saat anggota Polsek Pamulihan dan Koramil Tanjungsari menyisir lokasi tersebut.

Pembubaran tersebut menyusul banyaknya laporan dari warga terkait aktivitas mereka yang sudah meresahkan.

Bhabinkamtibmas Desa Citali, Brigadir Supendi didampingi Babinsa Sertu Tri Haryanto mengatakan, pihaknya rutin melakukan penertiban terhadap aktivitas balapan liar tersebut.

BACA: Ulama, Ajak Warga Sumedang Sikapi Hasil Pemilu dengan Cara Konstitusional

Tujuannya, agar mereka tidak melakukan aksi serupa, karena dinilai mengganggu kenyamanan warga.

“Meski aksinya sudah dibubarkan beberapa kali, namun mereka tidak jera dan malah kembali melakukan balapan,” ujarnya kepada “KP”, Selasa (7/5/2019).

Pendi mengatakan, balapan liar tersebut sudah terjadi sejak lama, sejak rampungnya sebagian jalan tol Cisumdawu itu.

“Dinilai jalan tol tepat untuk balapan, dimulailah disana marak aksi balapan liar. Mungkin, karena alasan jalan tol belum dioperasikan, sehingga diisi dengan aksi yang tidak terpuji itu,” ucapnya.

Yang membuat warga resah, kata pendi, suara bising dari kenalpot yang kerap terdengan dan membuat kenyamanan warga terusik.

Bahkan, warga pun sering membubarkannya namun acap kali kewalahan.

“Puluhan pemuda yang sedang melakukan balapan liar langsung kabur saat kami hendak mengamankannya. Bahkan dari mereka nekad menerobos selokan dan tebing karena takut tertangkap,” tuturnya.

Sementara, warga Dusun Bakankendal Desa Citali, Hamdani (29) mengapresiasi langkah yang dilakukan aparat keamanan itu.

BACA: Ulama di Sumedang Menilai Pemilu Jurdil dan Menolak Cara Inkonstitusional

Diharapkan bisa memberikan efek jera bagi  mereka yang melakukan aksi balapan liar itu.

“Jelas, mengapresiasi semoga mereka kapok dan tidak mengulanginya kembali,” katanya.

Ada dampak tak baik jika dibiarkan, kata dia, selain membahayakan pelakunya juga mengganggu warga yang lain. (Azis Abdullah)

KABARPRIANGAN.CO.ID


BERITA TERKAIT