Lebih Menjanjikan, Warga Tasikmalaya Tebang Pohon Jati Diganti Pohon Durian
KABARPRIANGAN.CO.ID | 04/02/2019 09:30
Lebih Menjanjikan, Warga Tasikmalaya Tebang Pohon Jati Diganti Pohon Durian

PANCATENGAH, (KAPOL).-Buah durian semakin diminati masyarakat, sekalipun harganya cukup mahal. Bahkan, sempat viral harga durian yang mencapai jutaan rupiah. Hal ini mendorong banyak masyarakat yang semakin tertarik menanam durian. Apalagi peluang pasarnya semakin menjanjikan.

Seperti halnya, Jajang Jagur warga Kampung Cijambu, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya. Dia rela menebang pohon jati miliknya dan dialihkan untuk menanam durian.

Hal ini dilakukan karena pohon durian secara ekonomi lebih menjanjikan. Perawatannya pun tidak sulit dan usia produktif dari menanam hingga berbuahnya sangat singkat. Terlebih buah durian pasarnya semakin menjanjikan, karena penggemar durian semakin banyak.

BACA JUGA:

“Saya mengganti pohon jati untuk ditanami durian. Bukan berarti jati tidak prospektif, namun pertumbuhannya lama. Tidak bisa diandalkan untuk menggantungkan penghasilan dari jati,” kata Jajang Jagur kepada “KAPOL” Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, meski kayu jati harganya mahal, namun pertumbuhannya lama dan tak bisa diandalkan menjadi penghasilan. Berbeda dengan durian yang tidak memakan waktu lama ke masa panen, bahkan masa produktifnya lama.

Harga durian juga tidak terpengaruhi dengan musim buah-buahan lain, seperti rambutan, mangga, dan lainnya. Karena itu, harga durian tidak akan anjlok saat buah-buahan lain membanjiri pasaran.

Dengan prospek buah durian yang lebih menjanjikan, maka dirinya memberanikan diri untuk menebang pohon jati dan menggantinya dengan durian kualitas unggul. Dimana durian yang tanam, jenis bawor, montong dan durian merah.

“Memang tidak semua pohon durian dibabat, karena saya juga menyisakan. Diharapkan dari pohon jati juga mendatangkan manfaat, begitu pun dari durian,” tuturnya.

Dikatakan Jagur, jika berkaca pada petani durian yang lebih dulu menanam, tentunya mendapatkan keuntungan dari hasil tanamannya. Sehingga peluang untuk sukses di bertani durian ini cukup besar, malahan bisa dikatakan sangat besar karena hanya sekali tanam. Namun akan mendapatkan hasilnya sampai puluhan tahun berikutnya.

BACA JUGA:

“Coba bayangkan saja, misalnya 1 kilo durian ini dihargai mnimalnya Rp 30 ribu, maka bila durian ini beratnya mencapai 5 kg, maka harganya bisa mencapai 150 ribu rupiah,” ucapnya.

Adapun pasarnya, bisa dijual dimanapun, bahkan sampai luar negeri. Hal ini jelas menjadi poin plus yang mana bisa dimaksimalkan. Sekalipun harganya mahal, namun peminatnya cukup banyak. (Ema Rohima)

KABARPRIANGAN.CO.ID


BERITA TERKAIT