Pandemi Picu Ribuan Pasutri Kediri Bercerai
BACAINI.ID | 14/08/2021 06:39
Pandemi Picu Ribuan Pasutri Kediri Bercerai
Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)
 

Bacaini.id, KEDIRI – Pengadilan Agama Kabupaten Kediri menerima ribuan permohonan cerai selama pandemi Covid 19 berlangsung. Faktor ekonomi mendominasi alasan perceraian tersebut.

Dalam kurun waktu dua tahun masa pandemi, Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kediri di Jalan Sekartaji, Desa Sumber Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mencatat ribuan kasus gugat cerai.

“Selama masa pandemi rata-rata kasus gugat cerai oleh istri kepada suami. Alasannya karena faktor ekonomi. Rata-rata satu bulan sekitar 350 pengajuan permohonan sidang,” kata Humas Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, Munasik, kepada Bacaini.id, Jumat 13 Agustus 2021.

Disebutkan Munasik, pada tahun 2019 tercatat 4.766 kasus perceraian diputus pengadilan. Tahun 2020 tercatat 3.624 kasus. Walaupun grafiknya menurun, tetapi perceraian akibat ekonomi meningkat sebanyak 8.390 kasus.

Sepanjang tahun 2020, kasus gugat cerai karena faktor ekonomi mencapai 2.609 kasus. Selebihnya 549 kasus karena faktor perselingkuhan, dan sisanya meninggalkan pasangan secara sepihak.

“Gugat cerai yang dilakukan pihak perempuan didasari karena mereka tidak dinafkahi, kurangnya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan anak,” jelas Munasik.

Selain alasan ekonomi, penyebab gugat cerai adalah adanya pihak ketiga atau perselingkuhan, meninggalkan salah satu pihak atau pasangannya kabur, kawin paksa, hingga pasangan yang melakukan perjudian sampai mabuk-mabukan.

“Dari semua faktor itu memang lebih banyak gugat cerai yang dilakukan pihak istri kepada suami,” kata Munasik.

Tidak hanya kasus gugat cerai, sidang pembagian hak waris dan penetapan ahli waris juga tinggi di masa pandemi. Hal itu diketahui dari proses konsultasi sebelum mereka mengajukan permohonan. Penyebabnya pun sama, karena faktor ekonomi yang memburuk.

“Saat konsultasi itu kebanyakan jawabnya merasa tidak mendapatkan hak secara adil. Faktor ekonomi memicu terjadinya pertikaian dalam keluarga sehingga menyebabkan perebutan hak waris,” terangnya.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

The post Pandemi Picu Ribuan Pasutri Kediri Bercerai appeared first on Bacaini.id.


BERITA TERKAIT