Naik Suroboyo Bus, Gus Ipul Malah Takjub dengan Risma, Kenapa?
JATIMPLUS.ID | 09/02/2019 18:00
Naik Suroboyo Bus, Gus Ipul Malah Takjub dengan Risma, Kenapa?

SURABAYA- Kursinya nyaman. Setidaknya bisa diadu dengan kenyamanan angkutan trasportasi massal darat lainnya. Begitu masuk ke dalam Suroboyo Bus, hawa adem yang berasal dari semburan udara air conditioner (AC), langsung memancar.

Penumpang laki laki akan memilih tempat duduknya sendiri. Begitu juga dengan penumpang perempuan, akan menuju ke kursi yang sudah disediakan. Kursi untuk laki laki, perempuan, ibu hamil dan lanjut usia dikelompokkan sendiri sendiri.

BACA JUGA:  Berakhir Pekan Asyik di Alun-alun Tulungagung

Kursi warna merah muda untuk kaum hawa. Kursi warna oranye untuk penumpang laki laki. Begitu juga dengan kursi lansia diberi tanda khusus. Total kapasitas penumpang sebanyak 67 orang. Pemisahan kursi untuk mencegah terjadinya  kasus pelecehan seksual di dalam kendaraan umum.

Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf dibuat takjub dengan terobosan yang dibuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Tidak hanya sekedar mengagumi.. Gus Ipul, begitu biasa disapa, membuktikannya sendiri dengan naik Suroboyo Bus.

“Saya ingin menikmati langsung kebijakan Bu Risma (Tri Rismaharini), “tutur Gus Ipul. Keunikan lain dari  Suroboyo Bus adalah  tiket penumpang  yang cukup dengan menukar sampah botol plastik.

Wakil Gubernur yang jabatannya tak lama lagi berakhir itu membawa tiga botol bekas air mineral ukuran besar. Di pintu keluar terminal Bungorasih, Gus Ipul menukar tiga botol ditangannya dengan secarik tiket Suroboyo Bus.

Kaca bus yang besar membuat penumpang lebih leluasa menikmati pemandangan kota Surabaya. Suroboyo Bus dilengkapi sensor khusus yang membuat terbebas dari jebakan lampu merah.

Setiap badan bus memasuki area traffic light, sensor akan otomatis bekerja. Lampu merah akan berubah hijau. Tentu saja semua sudah dihitung dan tidak membahayakan pengguna lalu lintas lain. Bus sepanjang 12 meter dan lebar 2,4 meter itu  juga dilengkapi sinyal dan kamera CCTV di dalam dan 3 CCTV di luar.

Untuk mengetahui pergerakan Suroboyo Bus, calon penumpang cukup membuka website yang tersedia. “Suroboyo Bus ini bukti keberpihakan pemerintah pada angkutan massal. Karenannya diutamakan dan dibuat selancar mungkin, “katanya.

Gus Ipul turun di halte bus yang bersebelahan dengan RS Darmo Surabaya. Mantan menteri di era pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu hendak menuju kediamannya yang bertempat di Jalan Imam Bonjol. Kebetulan lokasinya tidak terlampau jauh dari halte.

BACA JUGA: Hujan hujan, Enaknya Bersantap Lodeh Kikil Jombang

Gus Ipul menikmati perjalanannya. Sebelum pergi dia kembali melontarkan pujiannya kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menurutnya terobosan kebijakan Risma sangat inspiratif dan perlu ditiru kepala daerah lain di Jawa Timur.  “Ini legacy yang menjadi warisan yang bisa dinikmati masyarakat, “pujinya.

Sepertid diketahui bus kota yang bernama Suroboyo Bus itu dilaunching awal April 2018 lalu. Peluncuran angkutan massal dengan tiket menukar sampah plastik itu bersinergi dengan program penanggulangan sampah plastik di Surabaya.  (*)

JATIMPLUS.ID


BERITA TERKAIT