Merasakan Suasana Hutan Lord of The Ring di Banyuwangi
JATIMPLUS.ID | 29/01/2019 13:33
Merasakan Suasana Hutan Lord of The Ring di Banyuwangi

BANYUWANGI – Siapa tak tahu film Lord of The Ring. Seri tiga petualangan film fantasi yang disutradarai Peter Jackson ini digemari penonton bioskop seluruh dunia. Tak hanya kisah sembilan pembawa cincin yang menegangkan, lokasi syuting berupa hutan liar dengan tanaman raksasa menjadi ciri khas film ini.

Tahukah kamu jika hutan angker yang berada di film itu bisa dijumpai di Indonesia? Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terdapat kawasan hutan lindung yang sama persis dengan hutan di film Lord of The Ring.  Masyarakat setempat menyebutnya dengan Hutan De Djawatan Benculuk.

BACA JUGA: Penampakan Yu Sing di Hutan Joyoboyo Kediri

Hutan wisata ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring yang berjarak 45 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Tak sulit untuk menemukan wana wisata ini selama mau bertanya pada penduduk setempat atau jeli melihat peta. Moda transportasi umum cukup menunjang meski lebih enak mengendarai kendaraan sendiri.

Memasuki kawasan hutan De Djawatan Benculuk seperti terlempar ke alam lain. Penggemar serial Lord of The Ring akan langsung teringat sekuel para pemburu cincin berlarian di antara pohon raksasa. Ini karena seluruh pohon yang ada di hutan ini nyaris sama persis dengan hutan dalam film tersebut.

Menurut petugas Perhutani setempat, luas areal lahan hutan ini mencapai enam hektar. Lantas apa yang membuat hutan ini menjadi mirip dengan hutan dalam film Lord of The Ring?

Ternyata seluruh hutan ditanami pohon trembesi yang usianya sudah lebih dari 100 tahun. Pohon trembesi atau yang memiliki nama lain Ki Hujan atau pohon hujan memiliki batang pohon yang besar, tinggi, dengan tajuk melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan peneduh.

Perakarannya yang sangat meluas membuat tanaman ini kurang populer karena dapat merusak jalan dan bangunan di sekitarnya. Namun di alam liar, pohon ini bisa tumbuh besar seperti layaknya pohon raksasa. Dan karena telah berusia di atas 100 tahun, maka jangan ditanya perwujudannya.

BACA JUGA: Kisah Keluarga “Naga” Kediri di Perayaan Hari Toleransi

Ada awalnya kawasan ini dulu adalah tempat penimbunan pohon jati. Namun lama kelamaan berubah menjadi kawasan hutan wisata karena keunikannya.

Untuk mempertahankan keasriannya, Perhutani bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Saat ini hutan Benculuk telah menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan di Kabupaten Banyuwangi.

Baca cerita selengkapnya di JATIMPLUS.ID


BERITA TERKAIT