Pasca Lebaran Banjir Permohonan Cerai di Pengadilan Agama Banyumas
SATELITPOST.COM | 20/06/2019 20:00
Pasca Lebaran Banjir Permohonan Cerai di Pengadilan Agama Banyumas

SATELITPOST, Banyumas - Pengadilan Agama Kelas 1B Banyumas mencatat sebanyak 94 permohonan perceraian pasca-Lebaran. Angka tersebut berdasarkan data perkara masuk dari tanggal 10 hingga 19 Juni 2019.

‎Pihak yang mengajukan gugatan cerai lebih dominan dari istri dengan materi gugatan bermacam-macam. Tercatat, 76 perkara gugat cerai dan 18 perkara cerai talak.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Banyumas, Kusmini SHI mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan wanita lebih agresif mengurus perceraian. Selain karena ego dan nafsu dalam rumah tangga yang berakibat perselisihan dan pertengkaran, masalah ekonomi juga paling banyak menjadi alasan dalam materi gugatan.

Baca Juga: Perceraian di Cilacap Tertinggi Se Jateng, Perempuan Paling Banyak Ajukan Gugat Cerai

“Tidak menutup kemungkinan dari momen reunian usai Lebaran perceraian juga bisa terjadi. Sebab dalam momen tersebut ada yang kecantol mantan saat reuni,” katanya.

Menurutnya, Pengadilan Agama sudah melakukan upaya hukum kepada dua pasangan yang akan bercerai. Mulai dari upaya mediasi saat sidang pertama jika kedua PT (Penggugat Tergugat) hadir hingga memberi waktu selama 14 hari kepada kedua belah pihak untuk mempertimbangkan kembali keputusan setelah perkara sudah diputus. “Dalam kurun waktu tersebut jika kedua pasangan tetap bersikukuh untuk berpisah maka perkara sudah berkekuatan hukum tetap atau ingkrah,” ujarnya.

Usai Lebaran hingga hari ini, Pengadilan Agama Banyumas telah menerima 103 perkara. Selain perceraian sebanyak 94 perkara, sembilan perkara lainnya berupa gugatan permohonan voluntair atau perkara yang tidak memiliki lawan. (rar)


BERITA TERKAIT