Kapan Sebaiknya Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Selama Puasa Ramadan?
TABLOIDBINTANG.COM | 26/05/2018 23:30
Kapan Sebaiknya Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Selama Puasa Ramadan?
Kapan sebaiknya memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama puasa Ramadan?

Saat puasa, metabolisme tubuh berubah mengingat ada belasan jam yang dilewati tanpa makan dan minum. Ini memengaruhi kinerja seluruh organ tubuh. Problem yang sering terjadi namun dianggap enteng selama puasa, dehidrasi. Hal itu terungkap dalam gelar wicara "Puasa Nyaman Tanpa Panas Dalam" bersama Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga di Jakarta, pekan ini.

Salah satu narasumber yang hadir, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Saint Carolus Jakarta, dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid. Laurentius menerangkan, orang sering lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat sahur, buka, dan sebelum tidur. Akibatnya tubuh kekurangan cairan dan mudah demam. Bukan puasa yang menyebabkan demam melainkan dehidrasinya. Saat tubuh demam, daya tahan tubuh menurun sehingga rentan terkena penyakit lainnya.

"Dehidrasi terkait erat dengan kebiasaan makan dan minum. Karenanya saat puasa perhatikan aktivitas di luar ruangan yang membuat Anda mudah berkeringat sehingga makin berkuranglah cairan tubuh. Pengaturan aktivitas kerja, olahraga, dan istirahat sangat penting. Perhatikan pula pola minum. Saya rekomendasikan Anda minum saat bangun pagi dan sahur. Saat berbuka, setelah salat maghrib, saat makan besar, sebelum serta setelah salat tawarih, dan menjelang tidur," urainya.

Saat minum air putih, beberapa mineral masuk dalam tubuh di antaranya kalsium, natrium, dan kalium. Senior PR Manager PT Kino Indonesia Tbk., Yuna Eka Kristina menjelaskan, kebutuhan cairan tubuh juga dapat dipenuhi dengan minum larutan penyegar yang mengandung Gypsum fibrosum yang berfungsi mendinginkan tubuh dan mineral Calcitum yang larut dalam air.

"Kedua mineral alami ini sudah dikemas secara modern dalam Larutan Cap Kaki Tiga yang dapat dikonsumsi seluruh anggota keluarga," imbuh Yuna.

REKOMENDASI BERITA