Pernah Hits, Mengapa Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Mangunan Menurun?
KRJOGJA.COM | 16/09/2019 18:35
Pernah Hits, Mengapa Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Mangunan Menurun?
Sejumlah pengunjung mengabadikan pemandangan yang diambil dari tempat wisata Puncak Becici, Dusun Gunung Cilik, Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, 18 Januari 2016. Puncak Becici termasuk dalam RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan, wilayah kerja Dishutbun Provinsi Yogyakarta. TEMPO/Pius Erlangga

DLINGO, KRJOGJA.com - Kunjungan wisatawan di objek wisata wilayah Mangunan Dlingo hingga September 2019 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pengelola belum bisa memastikan apakah kunjungan liburan akhir tahun 2019 ini bisa meningkat atau tidak. Sedang sejumlah objek wisata di Mangunan kini terus diperbaiki agar persebaran wisatawan makin rata.

Ketua Koperasi Notowono atau operator kawasan wisata, Purwo Harsono, Rabu 11 September 2019 mengatakan tahun 2019 ini kunjungan wisatawan mengalami penurunan. Banyak faktor pemicunya, diantaranya adanya himbauan bus besar agar supaya lewat Pathuk Gunungkidul jika mau berkunjung ke Mangunan Dlingo Bantul. Kebijakan tersebut kata Purwo Harsono memang berdampak terhadap kunjungan wisatawan di Mangunan Dlingo Bantul.

BACA: Penyu Kembali Ditemukan Mati di Parangtritis

“Memang ada imbauan terpasang agar bus besar lewatnya Pathuk. Kemungkinan hal itu juga berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan,” ujarnya.  

Dijelaskan, merujuk data Koperasi Notowono hingga Agustus 2019, terjadi penurunan kunjungan wisatawan hingga 300 ribu. Angka itu dihitung periode sama tahun 2018. Sejauh ini Koperasi Notowono mengelola sejumlah objek wisata  yakni, Pinus Pengger, Puncak Becici, Lintang Sewu, Pinus Sari, Hutan Pinus, Seribu Batu, Bukit Panguk hingga Bukit Mojo.

BACA: 1000 Siswa-Guru di Bantul Minum Jamu Bareng

“Datanya saya kurang hafal hingga Agustus ini berapa yang masuk. Tetapi saya hanya ingat ada penurunan sekitar 300 ribu,” ujar Purwo Harsono.

Lurah Desa Mangunan Dlingo Bantul, Jiyono Ihsan mengatakan, dengan dilebarkannya jalan menuju Mangunan Dlingo Bantul bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Mangunan Bantul. Oleh karena itu, mestinya bus diperbolehkan naik lewat Imogiri. (Roy)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT