Daftar Mitos Gunung Merapi yang Dipercayai Sampai Saat Ini
KRJOGJA.COM | 13/02/2019 10:00
Daftar Mitos Gunung Merapi yang Dipercayai Sampai Saat Ini
Warga memanggul ember berisi air di Stabelan, Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, 2 Juni 2018. Warga lereng Gunung Merapi yang sempat mengungsi, kembali menjalani aktivitas pagi mereka pascaletusan Gunung Merapi pada Jumat, 1 Juni. ANTARA

GUNUNG Merapi mesti bukan gunung tertinggi atau terbesar di Indonesia, tapi selalu berhasil menyita perhatian banyak orang. Gunung api ini dikenal paling aktif ini terletak di tengah Pulau Jawa. Tepatnya berada di 4 wilayah kabupaten sekaligus yaitu Magelang, Sleman, Klaten dan Boyolali.

Tak hanya dienal keindahan alam dan tragedi letusannya, Merapi juga menyimpan banyak cerita mistis. Menariknya, sebagian besar mitos itu dipercaya sampai sekarang.Berikut kisah selengkapnya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Menurut cerita dari kitab-kitab kuno, Gunung Merapi awalnya bernama Jamurdwipa dan terletak di Laut Selatan Jawa. Gunung indah ini menjulang tinggi, dijaga oleh sepasang kakak beradik pengrajin keris.

Melihat Pulau Jawa yang nyaris tenggelam karena lebih condong ke arah barat, para dewa berniat memindahkan satu gunung ke tengah-tengah sebagai penyeimbang. Gunung Jamurdwipa ini yang dipilih, karena letaknya nggak seberapa jauh.

Sayangnya saat itu kedua pengrajin keris belum merampungkan pekerjaannya. Mereka meminta sedikit waktu, namun para dewa menolak dan segera memindahkan gunung ke lokasi Merapi saat ini.

Sepasang pengrajin keris itu mengancam, jika mereka dipindahkan paksa dengan kondisi perapian yang masih menyala maka kelak akan terjadi petaka abadi. Benar saja, magma di dalam Merapi hingga kini nggak henti-hentinya memanas. Hanya menunggu waktu saja untuk meletus dan mengalir ke luar.

Tak hanya legenda asal usul terbentuknya Merapi, beberapa tempat diyakini para pendaki memiliki suasan angker dan terbukti kebenarannya.

Apa saja mitos-mitos di sekitar Gunung Merapi? ikuti KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT