Nasib Kuliner Sate Anjing di Karanganyar Tamat, Bupati Bakal Tutup 21 Warung
JOGLOSEMARNEWS.COM | 20/06/2019 10:30
Nasib Kuliner Sate Anjing di Karanganyar Tamat, Bupati Bakal Tutup 21  Warung
Audiensi Pemkab dengan aktivis pemerhati binatang terkait ironi penjualan daging anjing. (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Nasib warung dengan menu daging anjing di Karanganyar terancam tamat. Pemkab setempat mengeluarkan instruksi untuk menutup semua warung sate anjing yang beroperasi di wilayah Karanganyar.

Hal itu terungkap ketika digelar audiensi antara komunitas Animal Friends Jogja (AFJ) mendatangi kantor Pemkab untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati.

BACA: Miris, Mayat Pria Ditemukan Tercecer Terlindas KA Matarmaja di...

“Karanganyar harus bebas dari warung sate anjing. Supaya kita bebas dari penyakit dan juga bebas dari pemburuan. Maka dari itu saya akan segera tutup 21 warung sate anjing yang ada di Karanganyar,” papar Bupati Juliyatmono kemarin.

Bupati menguraikan para pedagang sate anjing atau dikenal juga dengan warung tenjing akan segera dikumpulkan dan diberi arahan. Menurutnya mereka akan diarahkan untuk menghentikan berjualan sate anjing dan beralih profesi.

Para pedagang sate anjing itu akan diminta menganti jualnya dengan bidang usaha yang lain yang lebih baik lagi. Yuli juga menjanjikan akan memberikan beberapa modal untuk mereka.

“Kita akan mengarahkan mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik lagi demi kebaikan kita semua. Supaya terhindar dari penyakit Rabies. Karena Rabies untuk saat ini tidak ada obatnya dari pada nanti timbul konflik lebih baik segera kita bubarkan,” tandas Yuli.

BACA: Proses Pengisian Kursi Sekda Karanganyar Terkatung-Katung. Dua Calon Gagal...

Sementara perwakilan dari komunitas AFJ dalam audiensi mengutarakan bahwa konsumsi daging anjing mengakibatkan bahaya Rabies di Kabupaten Karanganyar. Disebutkan pula bahwa rabies adalah inveksi virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia dan mamalia dengan kematian 100%.

Penyebabnya dikarenakan virus rabies yang termasuk genus  Lyssavirus, famili Rhabdoviridae. Penularannya bisa melalui jilatan anjing yang teridentifikasi positif terkena rabies pada luka, atau gigitan hewan yang membawa virus rabies seperti kucing, kera, serigala dan kelelawar. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT