Mie Ayam Sragen Rp 2.000, Laris Manis Berkat Media Sosial, Terima Pesanan Tanpa Ongkir!
JOGLOSEMARNEWS.COM | 23/01/2019 18:10
Mie Ayam Sragen Rp 2.000, Laris Manis Berkat Media Sosial, Terima Pesanan Tanpa Ongkir!
Rika Septiana di depan warung Mie ayam Rp 2.000 yang dirintisnya di Gondang, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warung Mie Ayam yang dikelola Rika Septiana Dewi (25) warga Dukuh Grasak 37, Gondang, Sragen, mendadak jadi buah bibir dan sorotan luas. Tak hanya harganya yang super murah, ternyata ada sisi lain yang membuat kita trenyuh.

Yakni, kondisi warung mie ayam di tepi jalan di Gondang itu yang sangat sederhana. Tak hanya itu, motivasi Rika dan suaminya, Ryan Febriana Tri Laksana (20), mematok banderol Rp 2.000 untuk porsi mie ayamnya, ternyata juga sangat menyentuh.

BACA JUGA: Gara-gara Simpan Video Porno di HP, Kedok Kenakalan Siswi...

“Motivasi saya kasih harga Rp 2.000, ben wong ora nduwe, isa tuku dan mangan mie ayam Mas (Biar orang tidak mampu bisa beli dan makan mie ayam),” ujar Rika ditemui di warungnya, Selasa (22/1/2019).

Ibu muda dua anak itu menuturkan warung sederhana miliknya baru dirintis jalan dua bulan. Ia mengaku warung itu dikelolanya sendiri di tengah mengasuh dua anaknya yang masih kecil.

Suaminya bekerja jadi buruh dan kadang juga membantu jika dapat pesanan. Menurut Rika, resep memasak mie ayam diperolehnya turun temurun dari orangtua dan saudara-saudaranya yang semua juga berjualan mie ayam.

Akan tetapi, yang berani mematok tarif Rp 2.000 memang hanya dirinya saja. Meski harganya sangat murah, Rika menuturkan masih menjangkau dan dirinya tetap dapat keuntungan.

“Porsinya disedikitin. Ya agak kecil dibanding porsi umum. Kalau biasanya kan mie ayam paling Rp 8.000. Nah kalau saya porsinya agak kecil. Tujuannya biar anak-anak juga bisa beli, yang enggak mampu juga mampu beli,” urainya.

Tika menguraikan setelah merintis usaha, ia memang sengaja mempromosikan lewat semua media sosial baik FB, WA maupun grup-grup komunitas bisnis di Sragen. Rupanya respon publik sangat antusias terhadap ide kreatifnya menjual mie ayam dengan harga merakyat itu.

“Ya sedikit-sedikit tetap dapat untung. Yang kedua, kami bisanya sodakohe juga lewat itu (harga murah),” tutur Rika.

 

BACA JUGA: Santap Botok Mercon Kondang di Nglombo, Warga Tanon Sragen...

Wardoyo

Selengkapnya baca di JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT