Beragam Soto Nusantara akan Hadir di Festival Kuliner Kota Solo
TEMPO.CO | 22/09/2018 14:48
Festival Soto dan Kuliner Nusantara yang digelar Tempo Impresario di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, 11-15 Juli 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Festival Soto dan Kuliner Nusantara yang digelar Tempo Impresario di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, 11-15 Juli 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Surakarta - Hartono Mall dan Lifestyle Solo Baru, Sukoharjo, akan menggelar Festival Kuliner pada 3-7 Oktober mendatang. Mereka akan menampilkan beragam masakan soto dari berbagai daerah di nusantara.

"Soto merupakan masakan yang unik," kata juru bicara Hartono Mall, Elfizia Carina kepada Tempo, Jum'at 21 September 2018. Masakan ini dikenal di berbagai daerah di tanah air dengan rasa serta penyajian yang berbeda.

Ragam masakan soto dari berbagai daerah itu akan disajikan dalam festival kuliner yang digelar selama lima hari. Beberapa diantaranya adalah Soto Solo, Soto Seger Boyolali, Solo Lamongan, Soto Betawi hingga Coto Makassar.

"Pengunjung bisa merasakan perbedaan beragam masakan soto dalam festival ini," katanya. Masakan soto yang beragam ini sengaja dipilih menjadi tema festival karena keunikannya serta mudah diterima oleh lidah masyarakat dari berbagai kalangan.Soto Banjar yang dijajakan dalam Festival Soto dan Kuliner Nusantara yang diadakan di Lippo Mall Puri, Kembangan, Jakarta pasa 11-15 Juli. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Keragaman masakan soto merupakan salah satu kekayaan kebudayaan Indonesia. Masakan soto memperoleh sentuhan dari budaya lokal sehingga tiap daerah memiliki rasa, bentuk serta cara penyajian yang berbeda.

Selain soto, pengunjung juga bisa menikmati beragam masakan mi dari berbagai daerah, seperti Mi Bangka, Mi Aceh hingga Cwie Mie Malang. Penyelenggara juga akan menyajikan beberapa cemilan khas Betawi, seperti kerak telur, rujak beubek serta tauge goreng.

Selama ini, Hartono Mall sudah berkali-kali menggelar festival serupa. "Namun baru tahun ini kami membuatnya secara tematik," katanya. Sebelumnya, mereka hanya memamerkan kuliner-kuliner yang dianggap terkenal dan legendaris dari berbagai daerah.

AHMAD RAFIQ (Solo)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT