7 Sebab Pasangan Perlu Rehat, Belajar dari Orang Tua Rizky Febian
TEMPO.CO | 22/09/2018 10:30
Ilustrasi pasangan putus cinta. Shutterstock
Ilustrasi pasangan putus cinta. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Peristiwa bercerainya orang tua Rizky Febian, Sule dan Lina,  menceritakan banyak kisah. Salah satunya mengapa tiba-tiba pasangan meminta cerai.

Baca juga: Heboh Angel Lelga Cerai, Cek 5 Ini Sebelum Memutuskan Hubungan

Tak ada yang ingin mengalami perceraian. Karena itu banyak ahlli menyebutkan jika merasa ada permasalahan di sebuah rumah tangga, break atau rehat sejenak menjadi pilihan terbaik. 

Break atau rehat sejenak dari hubungan bukanlah hal yang buruk. Sebaliknya, hal tersebut bisa memberikan efek positif bagi hubungan Anda dan pasangan. Simak 7  alasan mengapa pasangan butuh break dalam sebuah hubungan.

1. Merasa bingung
Pasangan merasa seperti kehilangan arah dalam hidup dan merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan di dalam hubungan yang dijalaninya bersama Anda. Jika sudah begini, sebaiknya beri dia kesempatan untuk break dari hubungan. Tinggalkan dia sendiri untuk sementara waktu dan biarkan dia mencari kejelasan yang dibutuhkannya.
Ilustrasi pasangan bertengkar. Shuttterstock
2. Butuh ruang untuk diri sendiri
Bila Anda atau hubungan yang tengah dijalani terlalu banyak menuntut pasangan untuk ini dan itu, dia akan merasa lelah. Dia butuh ruang untuk dirinya, dan break bisa menjadi pilihannya.

3. Menguji Anda
Pasangan hanya iseng menguji Anda. Dia ingin tahu berapa lama Anda bisa bertahan hidup tanpa dirinya. Jika memang itu yang terjadi, sebaiknya Anda rutin mengirim pesan kepadanya dan katakan Anda merindukan dirinya.

Selanjutnya, perlunya pasangan menguji dirinya sendiri
<!--more-->

4. Menguji dirinya sendiri
Tak hanya menguji Anda, pasangan pun juga menguji dirinya sendiri bila memutuskan break dari hubungan. Dia juga ingin tahu apakah dirinya bisa bertahan bila harus menjalani hidup tanpa Anda.

5. Menganalisa diri Anda
Pasangan butuh waktu untuk sendiri untuk menilai diri Anda. Dia akan mengingat-ingat semua kenangannya bersama Anda, baik yang manis maupun yang pahit. Dari sana, dia akan bisa mengambil kesimpulan, sekaligus tahu keputusan apa yang akan ia ambil selanjutnya terkait hubungannya dengan Anda.
Ilustrasi pasangan rujuk. Shutterstock
6. Merasa terkekang
Anda terlalu sering atau bahkan selalu menanyakan pasangan apapun yang dia lakukan atau kemana pun dia pergi. Akibatnya dia akan merasa tidak nyaman, merasa tidak dipercaya oleh Anda, merasa tidak bebas dan terikat.

7. Merasa bosan
Pasangan merasa hubungan yang dijalaninya bersama Anda begitu-begitu saja. Selalu melakukan hal yang sama dari waktu ke waktu. Ini juga bisa berujung pasangan merasa kurang dihargai dan kurang diinginkan.

Baca juga: Rizky Febian Curhat soal Kondisi Keluarga Lewat Lagu

BOLDSKY | INNERTIAWILLHURTYA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT