7 Manfaat Keju Parmesan untuk Kesehatan
TEMPO.CO | 21/09/2018 14:25
Ilustrasi keju. Shutterstock
Ilustrasi keju. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Keju parmesan atau Parmigiano-Reggiano biasanya digunakan untuk menambah cita rasa pada pizza, spaghetti atau caesar salad. Tapi ternyata keju juga punya manfaat cukup besar untuk tubuh.

Baca juga: Beda Keju Alami dan Keju Olahan

Dalam 100 gram keju parmesan mengandung 431 kalori, 29 gram lemak total, 88 miligram kolesterol, 1529 miligram sodium, 125 miligram potasium, 4,1 gram karbohidrat total, 38 gram protein, 865 IU vitamin A, 1109 kalsium, 21 IU vitamin D, 2,8 mcgvitamin B12,0,9 miligram zat besi dan 38 miligram magnesium.

Dengan banyaknya kandungan yang dimiliki, berikut adalah manfaat keju parmesan untuk tubuh, seperti dilansir dari laman Boldsky.

#1. Memperkuat tulang dan gigi
Keju parmesan tinggi kalsium, cukup untuk memperkuat tulang dan gigi. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Clinical Cases di Mineral and Bone Metabolism, parmesan juga mengandung sejumlah kecil vitamin D yang bekerja bersama kalsium untuk mencapai massa tulang yang optimal serta menjaganya.

#2. Membangun otot
Parmesan memiliki jumlah protein yang baik untuk memperbaiki dan memelihara jaringan tubuh. Protein ada di setiap sel tubuh manusia baik itu kulit, otot, organ serta kelenjar dan ini sangat penting untuk fungsi regeneratif dan pemeliharaan tubuh. Kombinasikan keju parmesan dengan makanan kaya protein untuk menggandakan asupan protein.

#3. Memperbaiki kualitas tidur
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi keju parmesan dapat meningkatkan kualitas tidur. Sebab, parmesan mengandung trytophan yang digunakan tubuh untuk membantu membuat niacin, serotonin, dan melatonin. Serotonin diketahui memberikan tidur yang sehat dan melatonin memberi mood bahagia. Hal tersebut dapat mengurangi tingkat stres dan membuat seseorang rileks sehingga dapat tidur lebih cepat.

#4. Meningkatkan penglihatan
Keju parmesan mengandung 865 IU vitamin A dan vitamin ini dikenal untuk mendukung kesehatan mata. Tubuh manusia membutuhkan vitamin A untuk kesehatan kulit dan rambut, sistem kekebalan yang kuat, pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dan untuk menurunkan risiko kanker tertentu. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Eye Institute, antioksidan tinggi seperti vitamin A bersama dengan zinc dapat menurunkan risiko berkembangnya degenerasi makula terkait usia.

#5. Membantu fungsi sistem saraf
Manfaat lain dari keju parmesan adalah membantu berfungsinya sistem saraf. Hal ini karena adanya vitamin B12, ang juga dikenal sebagai cobalamin, yang memainkan peran utama dalam pembentukan sel darah merah dan fungsi otak.

#6. Menjaga kesehatan pencernaan
Keju parmesan dikemas dengan probiotik dan nutrisi yang berkaitan dengan perkembangan usus yang sehat. Usus yang sehat efektif melawan infeksi bakteri, memperbaiki pencernaan dan melindungi dari berbagai kondisi kesehatan.

#7. Mencegah kanker hati
Menurut sebuah studi dari Texas A&M University keju parmesan adalah keju tua yang mengandung senyawa yang disebut spermidine, yang menghentikan sel-sel hati yang rusak dari bereplikasi. Ini dapat membantu meningkatkan umur panjang dan mencegah kanker hati.

Namun yang harus diperhatikan, keju parmesan tinggi kandungan natrium. Jadi bila dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, osteoporosis, batu ginjal, stroke dan penyakit jantung.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT