Hindari Posesif, Ini Cara Pasangan Tidak Melirik yang Lain
TEMPO.CO | 16/09/2018 09:50
ilustrasi selingkuh (freepik.com)
ilustrasi selingkuh (freepik.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika kita berusaha mencegah pasangan agar tidak pindah ke hati yang lain, sering kali secara tak sadar kita malah berperilaku negatif seperti mengontrol, posesif, dan cemburuan. Memang, menurut Jeremy Nicholson psikolog asal Boston, Amerika Serikat, yang berkonsentrasi pada masalah kepribadian dan dinamika hubungan, rasa cemburu lumrah dalam sebuah hubungan. Namun bukan berarti berlebihan.

Baca: Kisah Pernikahan Disabilitas, Catat 3 Kuncinya Agar Adem Ayem

Sikap mengontrol, selalu ingin tahu di mana keberadaannya, bahkan sampai menguntitnya, bukan cara yang efektif membuatnya setia. Sebaliknya, bisa membuat pasangan tak nyaman dan hubungan hambar. Lalu apa yang bisa dilakukan?

1. Memberikan cinta dan perhatian
Yang pasti Anda harus meningkatkan hasrat dan memperkuat ikatan hubungan, sehingga susah baginya untuk berpaling dari Anda. Caranya, dengan memberikan cinta dan perhatian. Cinta dan perhatian terlihat dalam cara Anda berkomunikasi dengan pasangan dan memperlakukannya sehari-hari. Misalnya, senantiasa mendengarkan dan memahaminya, dalam situasi apa pun.

“Ini cara efektif untuk membangun sekaligus menjaga ikatan dengan pasangan. Ikatan yang kuat akan meminimalkan kemungkinan dia selingkuh,” kata Jeremy.

2. Jaga tutur kata Anda pada pasangan. Berkomunikasilah dengan terbuka. Luangkan waktu untuk mengobrol, dari membicarakan hal penting hingga tak penting sekalipun. Berikan dia pujian, penghargaan atau kejutan-kejutan kecil, kapan pun, tak harus ketika dia berhasil meraih sesuatu. “Sesekali berikan sentuhan-sentuhan fisik penuh kasih sayang. Ini menjaga kehangatan dan memperkuat ikatan.”

3. Menjaga penampilan fisik
Menjaga penampilan fisik menurut Jeremy sangat penting baik bagi wanita maupun pria, agar perhatian pasangan tetap tertuju kepada Anda. Bahkan tak ada salahnya meningkatkan atau memperbaiki penampilan Anda. “Beberapa orang misalnya membeli baju baru, belajar merias diri, merawat tubuh. Apa pun caranya agar Anda tetap menarik di matanya,” kata Jeremy.

Baca: Hindari Cemburu Pasangan, Ini Cara Berteman dengan Lawan Jenis

Kalau punya waktu luang untuk berolahraga atau pergi ke sasana, Jeremy menyarankan berolahragalah agar tubuh bugar dan kencang. Menjaga penampilan tidak hanya menyenangkan si dia, tapi juga membuat Anda merasa nyaman dan percaya diri. Rasa percaya diri akan mengurangi rasa tidak aman pada diri Anda dan membuat hubungan lebih sehat.

4. Meminimalkan rasa curiga dan cemburu
Ketika perhatian pasangan berkurang, jangan buru-buru mencurigai dia. Lalu berprasangka, jangan-jangan konsentrasinya sedang tertuju ke tempat atau orang lain. Apalagi sampai melontarkan pertanyaan-pertanyaan menyudutkan. “Bersikap seperti ini malah bisa membuat dia semakin jauh dari Anda,” kata Jeremy.

Tanyakan baik-baik, mengapa akhir-akhir ini perhatiannya seperti terpecah? Jika dia sepertinya sedang dekat dengan seseorang, bukalah peluang agar dia mau bercerita tentang orang ini—alih-alih langsung terbakar api cemburu. Jeremy menyarankan, daripada energi habis untuk mencemburui pasangan berlebihan, lebih baik dapatkan perhatiannya kembali dengan kemampuan dan daya tarik Anda, seperti dijelaskan pada poin sebelumnya.

5. Membuat kesepakatan di awal hubungan
Stan Tatkin, terapis pernikahan dan keluarga juga penulis buku Wired for Dating: How Understanding Neurobiology and Attachment Style Can Help You Find Your Ideal Mate dari Los Angeles, Amerika Serikat, menulis, pasangan perlu membuat kesepakatan di awal hubungan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan kemudian hari, salah satunya perselingkuhan.

Baca: 5 Alasan Rayakan Ulang Tahun Pernikahan Seperti Dewi Perssik

Bicarakan dan buat kesepakatan, seperti apa akan menjalani hubungan ini ke depannya? Bagi yang mau menikah, bicarakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam rumah tangga yang akan dibina bersama. “Misalnya, ada pasangan yang menganggap berdansa dengan teman atau menggoda teman di pesta hal yang wajar dan biasa, meski sudah menikah. Namun bagi Anda, ini termasuk perilaku yang tidak biasa. Maka sebaiknya dibicarakan dari awal, tetapkan batas-batasnya. Kemukakan alasannya, kebiasaan seperti ini bisa membuat kesalahpahaman, membuka peluang perselingkuhan,” kata Stan.

TABLOID BINTANG


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT