Makanan Jatuh 5 Menit Masih Aman Dikonsumsi? Ini Faktanya
TEMPO.CO | 03/09/2018 15:50
Ilustrasi porsi makanan. Shutterstock
Ilustrasi porsi makanan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pasti pernah mendengar mitos makanan jatuh belum lima menit. Sebagian ada yang memilih untuk mengambil makanan yang jatuh belum lima menit karena makanan itu disebut masih layak dimakan. Namun, ada juga yang membiarkannya atau pun membuangnya karena alasan kebersihan. Lalu, bagaimana fakta yang sebenarnya?

Baca juga: Waspada 3 Makanan Ini, Bisa Bikin Rambut Rusak

Sebelum bicara soal fakta, kita harus pahami dulu mitos makanan yang jatuh belum lima menit. Mitos itu sendiri berawal dari pendiri kerajaan Mongol, Genghis Khan yang mewajibkan rakyat-rakyatnya untuk makan makanan yang jatuh ke lantai sebelum 12 hingga 20 jam.

Bukan tanpa alasan, hal itu ternyata dilakukan untuk menghemat persediaan bahan makanan yang masih terbatas pada saat itu. Semakin bertambahnya tahun, mitos tersebut kemudian dikurangi waktunya hingga mencapai 5 menit.

Tak hanya itu saja, mitos itu juga berawal dari iklan pembersih lantai yang pernah tayang tahun 1990-an. Di iklan tersebut, produk pembersih lantai itu digambarkan bisa membuat lantai bersih dan bebas kuman. Sehingga ketika makanan jatuh di lantai, makanan itu masih layak untuk dimakan sembari mengatakan, "belum lima menit".

Faktanya, mitos itu langsung terbantahkan oleh Profesor Paul Dawson dari Camlon University. Profesor tersebut mengatakan bahwa perpindahan bakteri pada makanan tidak terpengaruh oleh lama tidaknya makanan jatuh ke lantai. Makanan akan mudah terkontaminasi jika bakteri pada tempat tersebut berjumlah cukup banyak.

Baca juga: Diet Rendah Karbohidrat pun Bisa Sebabkan Kematian? Ini Risetnya

TABLOIDBINTANG


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT