Ibu Rumah Tangga Ingin Bekerja Lagi, Pertimbangkan Hal Ini
TEMPO.CO | 12/05/2021 10:32
Ilustrasi perempuan multitasking, bekerja sambil mengawasi anak bermain. Unsplash/Standsome Worklifestyle
Ilustrasi perempuan multitasking, bekerja sambil mengawasi anak bermain. Unsplash/Standsome Worklifestyle

TEMPO.CO, Jakarta - Buat ibu rumah tangga yang kangen aktivitas bekerja pasti akan dilanda dilema dengan keputusan tersebut. Di satu sisi akan membantu perekonomian keluarga dan menghapus kejenuhan, namun di sisi lain ada anak yang perlu dipikirkan.

Dilansir dari Entrepreneur, sebanyak 87 persen orang Meksiko menganggap ketakutan akan kegagalan sebagai rintangan terbesar yang menghalangi untuk berani memulai bisnis. Jadi, yang menarik untuk memulainya bukan menghilangkan rasa takut tersebut, tapi apa yang akan dilakukan dengan rasa takut tersebut. Berikut hal yang harus diperhatikan para ibu rumah tangga untuk memulai bekerja lagi.

Usia anak
Aktivitas saat memiliki bayi yang baru lahir dan harus selalu disusui sama sekali berbeda dengan aktivitas ketika anak berusia 4 tahun. Anak-anak tumbuh jauh lebih cepat daripada yang terlihat. Jadi, penting untuk benar-benar mempertimbangkan tahap pengasuhan saat ini dan berapa banyak waktu yang dapat didedikasikan untuk berwirausaha. Anda akan seperti mengasuh dua bayi, yang satu dari daging dan darah dan yang lain dari produk dan penjualan.

Berbaik hati pada diri
Bekerja sebagai ibu menuntut konstruksi diri yang baik. Sangat penting untuk terlebih dulu mempertimbangkan berteman dengan diri sendiri. Anda akan mengalami banyak momen kritis di mana anak jatuh sakit, sekolah meminta pekerjaan pada menit-menit terakhir, atau tangan anak patah dan harus dibawa ke rumah sakit, juga merawatnya secara khusus saat memiliki persalinan penting. Hidup akan mengejutkan dalam jumlah alternatif yang dapat disajikan. Dan jika memperlakukan diri dengan kasar, hanya akan membuatnya lebih kompleks. Bersikaplah baik kepada diri sendiri. Dalam situasi kritis tanyakan pada diri apa yang dibutuhkan dan urus itu.

Jaringan pendukung
Tanyakan pada diri sendiri siapa yang dapat diandalkan, seperti teman, tetangga, ibu , ayah, saudara. Biarkan mereka mengetahui impian Anda, identifikasi apa yang diperlukan dan kapan, komunikasikan dengan jelas, tanyakan apakah mereka bersedia dan jika ada yang bilang tidak, jangan terjebak. Biarkan dan cari yang berikutnya. Semakin kuat, dekat, dan jelas jaringan dukungan, semakin besar peluang untuk bertahan hidup dan sukses berwirausaha.

Kejelasan masa depan
Sangat penting untuk mengidentifikasi apa yang diinginkan sebagai hasil yang baik dari usaha ini. Sebagian besar pengusaha gagal, statistik berbicara tentang 80 persen di tahun pertama, itu karena mereka tidak jelas tentang masa depan. Luangkan waktu sejenak untuk melihat masa depan. Lalu, bayangkan Anda sudah ada di sana. Siapa yang menemani? Bagaimana mengatur waktu? Siapa yang merawat anak, untuk berapa lama? Apa yang terjadi jika Anda sukses? Izinkan diri untuk bermimpi dan menjelaskan dan tanyakan pada diri apa yang sebenarnya diinginkan. Dengan dasar ini, Anda akan siap untuk mewujudkan impian tersebut.

Baca juga: 8 Peran Pria jadi Lelaki Andalan saat Pandemi Covid-19


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT