5 Tips Mengatur Isi Kulkas dengan Makanan Sehat
TEMPO.CO | 12/04/2021 14:35
Ilustrasi isi kulkas. shutterstock.com
Ilustrasi isi kulkas. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Niat menjalani gaya hidup sehat bisa dilakukan dengan mengisi kulkas dengan makanan sehat. Tapi, yang sering terjadi adalah melupakannya sampai berminggu-minggu dan akhirnya tak layak dikonsumsi lagi. Jangan sampai kesalahan menyimpan ini membuat niat makan sehat jadi batal. 

Pakar nutrisi WW (Weight Watchers) Jaclyn London, berbagi lima tips mengatur lemari es untuk mendukung hidup lebih sehat. 

1. Pasangan makanan sehat 

Kadang-kadang waktu jadi penghalang untuk menikmati makanan sehat. Untuk menyederhanakan hidup dan meringkas camilan, simpan camilan favorit di laci yang sama. 

Salah satu caranya adalah membuat tusuk sate buah segar. Cukup cuci dan potong buah favorit dengan ukuran sedang, lalu simpan di kulkas. Sate buah ini bisa dimakan kapan saja.

2. Kategorikan dan beri label makanan

"Apa pun yang bisa dilakukan untuk menambahkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam makanan dan camilan harian, lakukanlah," kata London.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah mengatur, menyimpan, dan beri label makanan menurut jenisnya.

Ini membuat makanan sehat lebih cepat dan lebih mudah ditemukan dan makanan tidak sehat lebih mudah dihindari, menurut Cleveland Clinic. 

3. Simpan makanan bergizi di rak tengah 

Apa gunanya makanan sehat jika ternyata sulit ditemukan? Agar lebih bermanfaat, simpan makanan dan camilan sehat seperti sayuran, buah-buahan, atau minuman tanpa pemanis di rak tengah, rak yang paling mudah terlihat. 

Simpan juga air putih di rak tengah. Banyak orang mengira rasa haus sebagai lapar. Jadi sebelum makan sesuatu, ada baiknya minum terlebih dahulu. 

Perhatikan juga keamanan makanan. Beberapa makanan perlu tetap di suhu yang tepat agar selalu segar. Berikut panduan cepat. 

London menyarankan menyimpan sayuran hijau, selada, dan apa pun yang sudah dipotong atau diiris sebelumnya di laci yang lebih dingin.

Daging, makanan laut, unggas, susu dan telur, ditambah sisa sayuran, harus diletakkan di tengah lemari es, ke bagian belakang. Itu bagian yang paling dingin jadi bagus untuk menyimpan dalam waktu lebih lama. 

Pintu lemari es bisa digunakan untuk menyimpan bumbu, es kopi, anggur, dan apa pun yang aman pada suhu kamar.

4. Buat bahan makanan siap masak 

"Salah satu hambatan terbesar untuk mendapatkan makanan yang baik adalah persiapan bahan. Jadi menyiapkan mise-en-place (bahan makanan yang sudah dipotong-potong siap masak) akan menghilangkan keinginan untuk memesan makanan takeout," kata London.

Jika semua sudah disiapkan, memasak jadi lebih mudah dan cepat. "Jadi, luangkan waktu untuk mencuci, memotong, dan menyimpan dalam wadah bening di rak kedua lemari es," kata London.

Untuk mengurangi waktu persiapan, belilah produk segar yang sedang musim dan sudah dipotong, saran London. 

Baca juga: 4 Kesalahan Umum Menyimpan Makanan, Tak Semua Harus di Kulkas

5. Jauhkan makanan kurang sehat dari jangkauan 

Memanjakan diri dengan makanan favorit (meskipun belum tentu bergizi) adalah bagian penting dari cara makan yang sehat dan seimbang. Tetapi untuk mencegah makan berlebihan, simpan makanan itu di tempat yang sulit dilihat. Dengan kata lain, di area yang sulit dijangkau seperti bagian belakang lemari es di rak paling bawah.

Menyimpan makanan menarik tapi tidak sehat di freezer, bukan di kulkas bagian bawah, adalah strategi cerdas lainnya. Alasannya, butuh waktu lebih lama untuk menyiapkan makanan dari freezer.  "Saat benar-benar ingin memakannya, perlu sedikit waktu untuk mencair dan siap di makan, memberi waktu agar sinyal kenyang datang lebih dahulu," kata London. 




REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT