Agoda Tunjukkan Wisatawan dari 3 Negara yang Paling Ngebet Jalan-jalan
TEMPO.CO | 02/04/2021 08:25
Ilustrasi wisatawan memakai masker dan menjaga jarak. Dok. Kementerian Pariwisata
Ilustrasi wisatawan memakai masker dan menjaga jarak. Dok. Kementerian Pariwisata

TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 membuat aktivitas wisata berubah. Pembatasan lalu lintas orang antar-negara membuat pergerakan wisatawan asing melambat, bahkan tidak ada sama sekali.

Meski begitu, survei Agoda menunjukkan antusiasme untuk berwisata ke luar negeri tetap ada. Riset Agoda tersebut menunjukkan wisatawan dari tiga negara yang 'ngebet' untuk berlibur ke negara lain. "Wisatawan dari Cina, Taiwan, dan Singapura ini mengikuti optimisme pulihnya perjalanan internasional," kata John Brown, CEO Agoda dalam keterangan tertulis, Jumat 2 April 2021.

Survei Agoda memuat negara-negara mana saja yang hendak dituju oleh wisatawan dari tiga negara ini berdasarkan pencarian desatinasi wisata teratas sepanjang Maret 2021. Wisatawan Cina ingin berlibur ke Hong Kong, Macau, Bangkok, Dubai, Singapura, Tokyo, Edinburgh, London, Cebu, dan Pulau Boracay.

Wisatawan asal Singapura ingin berlibur ke Kuala Lumpur, Bangkok, Manila, Pulau Boracay, Pattaya, Hong Kong, Phuket, Bali, dan Penang. Sementara wisatawan Taiwan berharap dapat melancong ke Tokyo, Hong Kong, Kyoto, Pulau Jeju, Osaka, Bangkok, Seoul, dan Sapparo.

Ilustrasi pencarian destinasi wisata.

Selain menunjukkan warga negara mana yang ingin sekali berwisata, survei ini juga menunjukkan warga negara mana yang tidak antusias bepergian berdasarkan pencarian destinasi wisata teratas sepanjang Maret 2021. Adalah wisatawan asal Malaysia, Filipina dan Thailand yang tidak menunjukkan adanya pencarian destinasi wisata internasional.

Kendati warga dari tiga negara tadi menunjukan indikasi tak ingin berwisata, Thailand dan Filipina masuk dalam negara dengan destinasi wisata yang banyak dicari turis asing. John Brown mengatakan antusiasme bepergian ini seiring dengan kian gencarnya vaksinasi Covid-19 di berbagai negara.

"Vaksinasi penting untuk pemulihan pariwisata," kata John Brown. Data pencarian Agoda menunjukkan wisatawan menantikan kembalinya perjalanan internasional dengan dukungan pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga:
Survei Agoda: Ketahui Apa Maunya Wisatawan di Tahun 2021


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT