6 Alasan Wanita Harus Coba Olahraga Angkat Beban
TEMPO.CO | 14/02/2021 17:00
Ilustrasi wanita angkat beban. Freepik.com/senivpetro
Ilustrasi wanita angkat beban. Freepik.com/senivpetro

TEMPO.CO, Jakarta - Wanita sering diberitahu bahwa latihan yang paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah kardio - lari di treadmill, Zumba atau aerobik. Selama ini, wanita percaya bahwa angkat beban atau latihan kekuatan hanya untuk pria. Latihan kekuatan akan membuat tubuh mereka terlihat maskulin, membuat mereka terlihat lebih besar seperti beberapa pria.

Tapi ini adalah kesalahpahaman. Sebaliknya, latihan kekuatan sangat bermanfaat bagi wanita. Ini tidak hanya akan membantu mereka menurunkan berat badan lebih cepat, dan mencapai kesehatan yang lebih baik tetapi juga mendapatkan kekuatan dan kepercayaan diri. Melansir laman Times of India, ini beberapa alasan kuat bagi wanita untuk melakukan latihan kekuatan.

Alasan wanita harus olahraga angkat beban

1. Memfasilitasi penurunan lemak yang efisien
Diketahui bahwa wanita memiliki sekitar 6 sampai 11 persen lebih banyak lemak tubuh daripada pria. Termasuk latihan kekuatan dalam rutinitas latihan membantu mengembangkan otot dan juga membakar lemak. Ini juga mempercepat laju metabolisme, yang membantu penyerapan nutrisi lebih cepat. Lebih penting lagi, latihan kekuatan membantu membakar kalori tidak hanya selama latihan tetapi juga saat tubuh sedang istirahat. Alasannya - otot membutuhkan lebih banyak energi untuk menopang serta memperbaiki diri setelah latihan kekuatan. Oleh sebab itu, latihan kekuatan adalah cara yang efektif untuk menghilangkan lemak.

2. Meningkatkan kesehatan tulang
Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa latihan kekuatan untuk wanita membantu meningkatkan kepadatan tulang dari waktu ke waktu, dan membuat tulang lebih kuat. Akibatnya, kemungkinan wanita terkena osteoporosis terkait usia berkurang drastis. Selain itu, tulang yang lebih kuat dan massa otot yang meningkat dapat membantu memberikan fleksibilitas dan keseimbangan yang lebih baik.

3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes
Menurut sebuah studi oleh National Institute on Aging (NIA) dan Harvard Medical School, wanita dengan rata-rata 62,6 tahun, yang melakukan semua jenis latihan kekuatan reguler, mencapai penurunan 30 persen dalam kejadian diabetes tipe 2 (T2D). Selain itu, risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular turun 17 persen. Para ahli percaya bahwa latihan kekuatan memainkan peran penting dalam mengurangi risiko berbagai penyakit kardiovaskular dan diabetes. Ini karena kontrol yang lebih baik atas kadar gula darah dan tekanan darah serta penurunan kadar kolesterol dan trigliserida.

4. Mengurangi stres dan kecemasan
Latihan kekuatan membutuhkan fokus dan konsentrasi. Ini efektif dalam mengurangi stres dan kecemasan. Endorfin yang dilepaskan saat berolahraga membuat kita bersemangat, meningkatkan mood kita. Ini membantu mengalihkan pikiran Anda dari semua stres dan masalah lainnya. Latihan ketahanan pada intensitas rendah hingga sedang (<70% 1 pengulangan maksimum) menghasilkan penurunan kecemasan dan stres yang paling andal dan kuat, menurut penelitian. Plus, mendapatkan tubuh yang bugar dapat memberikan keajaiban bagi kepercayaan diri kita.

Baca juga: 3 Sebab Wanita Lebih Rentan Mengalami Insomnia Dibanding Pria

5. Kualitas tidur lebih baik
Setelah berolahraga, tubuh kita membutuhkan istirahat untuk meremajakan. Oleh karena itu, jika seseorang sulit tidur atau ingin meningkatkan kualitas tidurnya, dia harus mencoba latihan kekuatan. Olahraga yang berat dapat membantu menenangkan tubuh agar bisa tidur lebih nyenyak, yang diperlukan untuk peremajaan.

6. Meningkatkan Kekuatan
Latihan beban adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kekuatan di berbagai bidang seperti inti, tungkai, punggung bawah, dan tubuh bagian atas. Ini, pada gilirannya, meningkatkan kemampuan wanita untuk melakukan aktivitas sehari-hari di tempat kerja dan rumah dengan mudah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT