Tren Wisata 2021: Wisata Minat Khusus dan Kelompok Kecil Homogen
TEMPO.CO | 07/02/2021 16:32
Penerapan protokol kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh di destinasi wisata. Dok. Kementerian Pariwisata
Penerapan protokol kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh di destinasi wisata. Dok. Kementerian Pariwisata

TEMPO.CO, Jakarta - Tren wisata 2021 akan jauh berbeda dibanding gaya pelesiran sebelum pandemi Covid-19 merebak. Semua berharap sektor pariwisata mulai dapat beradaptasi dengan kondisi yang terjadi. Sebagian orang yang ingin menikmati suasana berbeda di luar rumah memilih jenis wisata tertentu untuk memenuhi kebutuhan rekreasi.

Dosen Program Studi Pariwisata Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Diaz Pranita mengatakan wisata alam, wisata minat khusus, dan berbagai aktivitas di luar ruangan banyak peminat selama pagebluk. "Tren wisata 2021 lebih pada kelompok kecil yang homogen, misalnya keluarga atau korporasi.," kata Diaz pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Destinasi wisata yang dituju lebih banyak wisata luar ruang dan menghindari kerumunan. Misalkan gunung dan pantai menjadi destinasi wisata primadona di masa pandemi Covid-19. Udara yang segar dan keindahan alam menjadi pengobat rindu selama beraktivitas di rumah.

Ilustrasi wisatawan memakai masker dan menjaga jarak. Dok. Kementerian Pariwisata

Diaz mengatakan ada sembilan jenis wisata minat khusus yang kian populer di masa pandemi Covid-19. Berikut rinciannya:

  1. Wisata perdesaan
  2. Wisata mendaki gunung dan olahraga paralayang
  3. Wisata olahraga maraton
  4. Wisata bahari kapal layar atau yachting dan selam atau diving
  5. Wisata olahraga arung jeram
  6. Wisata gua dan paramotor
  7. Ekowisata
  8. Wisata hantu
  9. Wisata milenial atau youth tourism dan wisata relawan atau voluntourism

Baca juga:
6 Negara Ini Beri Subsidi Warganya yang Ingin Wisata Saat Pandemi


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT