Banjir Lombok Tengah, Pengelola KEK Pariwisata Mandalika Cek Infrastruktur
TEMPO.CO | 01/02/2021 12:52
Sejumlah warga Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, memilih bermalam di atas "berugak" (gazebo) karena rumah mereka tergenang banjir disertai lumpur, Sabtu (30/1/2021) malam. ANTARA/Istimewa
Sejumlah warga Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, memilih bermalam di atas "berugak" (gazebo) karena rumah mereka tergenang banjir disertai lumpur, Sabtu (30/1/2021) malam. ANTARA/Istimewa

TEMPO.CO, Mataram - Akibat hujan yang turun sepanjang hari pada Sabtu, 30 Januari lalu,  berbagai daerah di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tergenang air. Di Lombok Tengah, ratusan jiwa penduduk dari belasaan dusun harus mengungsi. Bagaimana dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika di Lombok Tengah?

KEK Mandalika bagian selatan dilaporkan terhindar dari banjir besar meski sempat ada genangan. Namun air bisa segera surut berkat sistem drainase yang berfungsi dengan baik.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menjelaskan bahwa PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah  melakukan pemeriksaan menyeluruh dan pemeliharaan atas kondisi infrastruktur dasar dalam kawasan, khususnya sistem drainase. ''Serta sebagai antisipasi kemungkinan hujan deras terjadi kembali,'' kata dia.

Menurut Bram, ITDC juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan ke Desa-Desa Penyangga The Mandalika. ''Untuk melihat kondisi di lapangan serta memonitor kawasan terdampak,'' ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, selaku BUMN pengelola Kawasan The Mandalika, ITDC telah menyiapkan langkah-langkah dalam jangka pendek guna membantu masyarakat yang terdampak banjir. Misalnya penyediaan air bersih bagi warga desa penyangga dengan menggunakan truk tangki, mengerahkan tenaga kebersihan untuk membersihkan lumpur, serta membantu memangkas dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang di sekitar Kawasan.

Selain itu, ITDC akan membantu mengirimkan material saluran beton (U-Ditch) ukuran 60 x 60 sentimeter sebanyak 12 unit dalam membantu jembatan terputus di Desa Rembitan yang merupakan desa penyangga The Mandalika. Jembatan terputus ini berada di jalan utama dari arah Bandara Internasional Lombok menuju Mandalika.

Langkah-langkah yang dilakukan ITDC ini telah dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Lombok Tengah dan instansi terkait. ITDC menyatakan keprihatinannya dengan kondisi ini dan berharap tidak ada korban jiwa dan harta benda di desa-desa penyangga The Mandalika akibat banjir di Lombok Tengah ini.

ITDC Mandalika akan terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Tengah, Polres dan Pemerintah Daerah untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan. ''Dan selalu siap membantu tim BPBD dalam menangani bencana ini,” ucap Bram.

Baca juga: Ragam Wisata Olahraga yang Bisa Dilakukan di Mandalika


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT