Tips Olahraga tanpa Celana Dalam agar Organ Intim Tetap Sehat
TEMPO.CO | 16/01/2021 09:55
Ilustrasi olahraga dengan wajah ditutup masker. Sumber: China News Service via Getty Ima/mirror.co.uk
Ilustrasi olahraga dengan wajah ditutup masker. Sumber: China News Service via Getty Ima/mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Pilihan memakai pakaian dalam atau tidak saat olahraga berada di tangan. Namun, ingatlah kebersihan harus menjadi perhatian nomor satu, menurut urolog di RS Mount Sinai, Robert J. Valenzuela.

Jika memilih tak mengenakan celana dalam, dermatolog di RS Mount Sinai, Amerika Serikat, Joshua Zeichner, menyarankan memakai celana pendek yang memungkinkan keringat bisa menguap dari kulit.

Sementara menurut pakar kebidanan-ginekologi di Love Wellness, Jodie Horton, nilon dan spandeks adalah pilihan terbaik untuk menjaga kelembapan organ intim dan menjaga vagina tetap kering, bahkan selama latihan yang paling berkeringat. Selain itu, pastikan untuk mandi segera setelah berolahraga untuk membersihkan area yang berkeringat dan mencegah pertumbuhan berlebih bakteri atau jamur pada kulit.

"Jika sedang terburu-buru, Anda bisa mengganti dengan pakaian kering dan bersih segera setelah berolahraga," kata Horton.

Bagi pria, pertimbangkan memilih pakaian yang mendukung area genital, misalnya mengenakan celana kompresi yang mendukung dan bisa membantu menghilangkan kebutuhan mengenakan pakaian dalam. Selain itu, jika ingin melembapkan kulit sebelum berolahraga, Anda bisa mengoleskan salep oklusif di area di mana gesekan kulit dan pakaian terjadi.

"Bedak bayi bisa jadi pilihan bagus dan murah untuk menjaga kulit tetap kering bagi pria. Bubuk bedak membantu menyerap kelembapan dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme berlebihan yang seharusnya tumbuh di lingkungan yang lembap," kata Valenzuela, yang merekomendasikan menaburkan bedak sebelum berolahraga dan setelah mandi.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Olahraga dengan atau tanpa Celana Dalam?


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT