PTKM di Yogyakarta, Pelanggaran Paling Banyak oleh Pelaku Usaha Wisata
TEMPO.CO | 16/01/2021 06:43
Petugas Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta berpatroli di hari pertama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan masyarakat atau PPKM pada Senin, 11 Januari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono
Petugas Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta berpatroli di hari pertama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan masyarakat atau PPKM pada Senin, 11 Januari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelanggaran kebijakan Pembatasan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus terjadi.

Dalam kebijakan yang berlaku pada 11-25 Januari 2021 itu, Pemerintah DIY mencatat pelanggaran terbanyak dilakukan kalangan pelaku usaha jasa wisata seperti kafe, warung, restoran dan tempat umum. Baru empat hari berjalan, yaitu pada 11-14 Januari, tercatat sudah lebih dari 150 kasus pelanggaran yang ditemukan petugas gabungan.

Untuk restoran, kafe dan warung, pelanggaran didominasi kapasitas kunjungan lebih dari 25 persen, waktu operasional di luar batas hingga tidak adanya penerapan protokol kesehatan.

Sedangkan dari inspeksi di sejumlah perusahaan Yogya, pelanggaran didominasi tak mentaati instruksi work from home atau WFH 75 persen.

“Kamis kemarin (14 Januari) paling banyak pelanggarannya hingga 71 kasus,” ujar Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Noviar Rahmad, Jumat, 15 Januari 2021.

Noviar yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP) DIY itu menyatakan, saat ini sudah ada empat pelaku usaha jasa wisata berupa restoran yang diberi surat peringatan (SP) 1 karena sebelumnya sudah mendapat teguran namun diabaikan. “Jika setelah diberi SP 1 masih juga tetap nekat melanggar, kami tutup paksa usaha itu untuk tahap pertama selama 3x24 jam,” ujarnya.

Menurut Noviar, pemerintah memilih tak memberikan surat peringatan kedua dan ketiga karena kebijakan ini hanya berlaku singkat, yakni dua pekan. Sehingga untuk efektivitasnya diambil langkah penindakan tegas setelah surat peringatan pertama. “Untuk objek wisata di lima kabupaten/kota DIY sejauh ini masih bisa tertib, tutup pukul 18.00 WIB,” kata dia.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih menyatakan selama dua pekan awal tahun ini, yaitu pafa 1-15 Januari 2021 total sudah 107 warga meninggal akibat Covid-19 di DIY. “Total kasus meninggal di DIY ada 367 kasus,” ujarnya

Sedangkan penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DI Yogyakarta hari ini ada sebanyak 262 kasus sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 16.354 kasus, di mana dari jumlah itu 10.795 kasus sembuh.

Baca juga: PPKM Yogyakarta, Pelanggar Terbanyak Ada di Luar Kawasan Malioboro


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT