Cegah Penyebaran Covid-19 dengan Belajar dari Libur Panjang Sebelumnya
TEMPO.CO | 27/11/2020 10:40
Penumpang bus tujuan Jakarta menunggu keberangkatan di terminal bayangan Gerbang Tol Cileunyi saat arus balik liburan panjang cuti bersama, Kabupaten Bandung, Ahad, 1 November 2020. ANTARA/Raisan Al Farisi
Penumpang bus tujuan Jakarta menunggu keberangkatan di terminal bayangan Gerbang Tol Cileunyi saat arus balik liburan panjang cuti bersama, Kabupaten Bandung, Ahad, 1 November 2020. ANTARA/Raisan Al Farisi

TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang akhir tahun, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada masa libur panjang di bulan-bulan sebelumnya dalam masa pandemi Covid-19. Contohnya pada periode libur panjang Idul Fitri dan Idul Adha, perayaan HUT RI, dan juga akhir Oktober dan awal November.

"Dari data yang kami peroleh, terdapat peningkatan kasus positif pascaliburan panjang tersebut," jelasnya, Kamis 26 November 2020, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Wiku, Satgas juga memahami kondisi pelaku usaha di sektor pariwisata dalam pandemi Covid-19, terutama mendekati akhir tahun. Namun demikian, perlu diketahui peningkatan kasus positif Covid-19 yang tidak terkendali juga dapat berdampak buruk terhadap kelangsungan usaha berbagai sektor, termasuk pariwisata.

Oleh karena itu, pemerintah akan berusaha meminimalisir peningkatan kasus positif sehingga peningkatan kasus dapat lebih dikendalikan.

"Kebijakan yang akan diambil tentunya sudah mempertimbangkan berbagai dampak, termasuk terhadap sektor pariwisata," lanjut Wiku di laman Satgas Covid-19.

Ia meminta pengertian dari semua pihak agar kondisi aman dari Covid-19 dapat terjaga meskipun masa libur akhir tahun sudah di depan mata. Satgas Penanganan Covid-19 saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian/lembaga terkait keputusan masa libur panjang akhir tahun 2020. Wiku memastikan pemerintah masih mengkaji keputusan yang akan diambil terkait libur panjang.

"Masyarakat perlu mengetahui apapun keputusan yang akan diambil pemerintah akan selalu mengutamakan keselamatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Karena kita tidak boleh lengah," imbau Wiku.

*Ini adalah konten kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT