Pandemi Covid-19, Masker akan Terus Jadi Tren di 2021
TEMPO.CO | 25/11/2020 09:40
Ilustrasi masker kain. ANTARA/Adwit B Pramono
Ilustrasi masker kain. ANTARA/Adwit B Pramono

TEMPO.CO, Jakarta - Masker wajah menjadi produk yang fashion baru di masa pandemi Covid-19. Menurut desainer Musa Widyatmodjo, penggunaan masker masih akan tren di 2021.

"Pemakaian masker enggak akan pernah menghilang. Misalnya ketika nanti COVID sudah enggak ada, bukan keanehan kalau kita tetap mengenakan masker," kata Musa.

Seperti layaknya mode, Musa berpendapat masker bisa menjadi peluang bagi desainer maupun pegiat mode jika mampu berinovasi dan menuangkan kreativitas di produk tersebut.

"Masker bisa jadi peluang asalkan maskernya berevolusi. Semua industri ada upgrade versi, pun dengan fashion, masker, makin lama makin ter-upgrade," jelasnya.

"Dulu kita bikin masker ya bikin saja. Kalau sekarang sudah bermacam-macam. Ada yang berkawat untuk mengikuti tulang hidung dan sebagainya. Ini adalah inovasi dan tuntutan dari konsumen," imbuhnya.

Peluang bisa diraih juga oleh pelaku UMKM yang bekerja di sektor fashion. Namun, tentu tidak bisa sembarangan karena harus mengikuti standar medis dan anjuran pemerintah serta tuntutan konsumen untuk aman dengan tampilan modis.

"Kita harus terus belajar bagaimana membuat masker yang baik, benar, dan aman, mulai dari standar kesehatannya seperti apa, anjuran pemerintah, dan lainnya," kata Musa.

"Tugas desainer dan penjahit UMKM saat ini ketika buat masker sekarang tidak bisa asal potong lalu jahit dan dijual. Selain hal tadi, masih diperlukan teknik potong, pola, elemen warna agar bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar," lanjutnya.

Lebih lanjut, Musa juga menyoroti tren belakangan ini, di mana pakaian rumahan menjadi produk favorit masyarakat selama beraktivitas di rumah saja. Pengguna bisa terlihat modis dan nyaman ketika bekerja di rumah.

Hal ini dipengaruhi adanya perubahan gaya hidup di masa pandemi. Menurutnya, masyarakat saat ini lebih memilih produk fashion yang mengedepankan fungsinya alih-alih gayanya.

"Beda karena kondisi sekarang ini. Dulu, kita yang penting gaya. Kalau sekarang, lebih ke fungsi. Kita (desainer) tidak bisa bikin baju ke gaya saja namun lebih menekankan ke fungsi dan kualitas," kata Musa.

Ia berharap para pegiat mode bisa memanfaatkan kondisi pandemi sebagai waktu untuk merefleksikan diri dan karya-karya sebelumnya agar bisa kembali dengan gemilang di masa depan. Selain sebagai fashion item, menggunakan masker sejalan dengan anjuran Satgas Penanganan COVID-19 guna mencegah penyebaran virus corona.

Satgas COVID-19 menganjurkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.

*Ini adalah artikel kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT